Duh! Aktivis ALARM Warning Kadiskoperindag Karena Membohongi Publik Perihal Keterbatasan Anggaran KIHT

Selasa, 22 Agustus 2023 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kadiskop UKM dan perindag, Chainur Rasyid M.Si (Kiri), Aktivis ALARM, Miftahul Arifin (Kanan)

Foto. Kadiskop UKM dan perindag, Chainur Rasyid M.Si (Kiri), Aktivis ALARM, Miftahul Arifin (Kanan)

SUMENEP, nusainsider.com Dinas koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) sebut Persentase pengerjaan proyek KIHT Tahap satu hingga tahap tiga masih belum sepenuhnya terselesaikan.

Diketahui, Proyek KIHT itu bagian dari Program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diperuntukkan kepada masyarakat petani tembakau dan buruh pubrik rokok ilegal.

Masalah pembinaan sebagaimana peraturan menteri keuangan (Permenkeu) tentang DBHCHT itu adalah disektor bidang penegakan hukum, salahsatunya adalah Pembangunan gedung KIHT, “kata Chainur rasyid, Kadiskop UKM dan Perindag saat dikonfirmasi wartawan media nusainsider.com diruang kerjanya, Selasa 22 Agustus 2023 siang.

Kawasan itu nanti kita fasilitasi peralatan dan bisa kita ajukan izin karena kita bersama Bea Cukai.

Baca Juga :  Geram! Aktivis ALARM Kecam Pembangunan KIHT Tak Sesuai Master Plan, Diskoperindag Enggan mengomentari

Namun, karena keterbatasan anggaran, akhirnya kami menerima anggaran sesuai plafon yang sudah ditentukan dari pusat.

Namanya kawasan kan harus semuanya terbangun, makanya dari kawasan itu masih belum sepenuhnya bisa dilengkapi maka kita lakukan secara bertahap, “imbuhnya.

Pak inong sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Masterplan pembangunan gedung KIHT itu sudah ada di gambar, videonya bisa dilihat oleh publik.

Pihaknya berharap, bagaimana nanti KIHT itu bisa ditempati oleh para pembuat linting rokok yang masih belum memiliki izin.

Baca Juga :  Sidang Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Pandjaitan Kembali Digelar Di PN JakTim

Semoga apabila nanti terselesaikan, bisa menampung para petani tembakau yang memang berproses pembuatan rokok. Hingga nanti rokok yang dibuat memiliki izin dan cukai, sehingga nanti bisa dipasarkan ke masyarakat, “jelasnya.

Sementara itu, Miftahul arifin menyayangkan pernyataan kadiskop UKM dan Perindag kepada media terkait alasan tidak beroperasinya gedung KIHT karena keterbatasan anggaran.

Ia menyebutkan ulang, anggaran 16,4M sejak tahun 2021 hingga 2023 itu tidak hanya akan sepenuhnya di peruntukkan kepada pembangunan gedung saja. Tapi juga pada kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Arek-arek Karangnangka Rubaru Keluhkan Jalan Rusak Bertahun-tahun di Wilayah Ini

“Tidak masuk akal mas, kalau anggaran 16,4M hanya direalisasikan ke gedung yang tidak seberapa itu. Ini pasti ada penyelewengan, akan kami telusuri dan kami laporkan, tunggu saja”, pungkasnya Aktivis Aliansi pemuda Reformasi melawan (ALARM) kepada media ini, Selasa 22/8/2023 Sore.

Anggaran KIHT tersebut diatas hanya disektor pembangunan, beda lagi dengan kelengkapan ATK, Bahan Cetak, Mamin, Komputer, pengawasan dan pengolahan yang nilainya ratusan juta rupiah.

“Sudahlah mas, kami akan datangi kantor Diskop UKM dan perindag dekat-dekat ini yang telah membohongi publik perihal keterbatasan anggaran dan tidak beroperasinya gedung KIHT tersebut”, Tutupnya.

Loading

Berita Terkait

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Nasional

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:36 WIB

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB