DAK Fisik Perbaikan Kelas di Dinas Pendidikan Bakal Tuntas Tahun Ini, Begini kata Kadisdik Sumenep

Selasa, 16 April 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra M.Si

Foto. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra M.Si

SUMENEP, nusainsider.com Dana Alokasi Khusus (DAK) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih dalam tahapan realisasi.

Ada beberapa tahapan yang hingga saat ini belum dimulai dan diyakini persiapannya cukup alot.

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra mengungkapkan, memasuki awal triwulan kedua 2024 belum ada paket pekerjaan yang masuk proses lelang.

“Di antaranya memang petunjuk teknis (juknis) masih lambat, sehingga harus ditunggu dulu,” kata Agus dalam keterangannya, Selasa (16/4).

Pihaknya menyatakan bahwa di Tahun 2024 ini akan merehab atau membangun 47 SD, 15 SMP dan 7 TK.

Baca Juga :  Cuaca Buruk dan Bahan Pokok Langka di Kepulauan, FPR Sumenep Minta Perhatian Pemkab

Rinciannya, Khusus kepulauan 12 SD, 2 SMP, dan 4 TK. Sisanya di wilayah daratan.

“Prioritas utama rehab ruang kelas, karena banyak ruang kelas yang membutuhkan percepatan perbaikan,” paparnya.

Meski demikian, saat ini pihaknya akan memastikan realisasi DAK fisik bakal tuntas sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Sebab, kata Agus, hal itu memang sudah dikerjakan oleh pihak ketiga

“Maksudnya, meski lambat, pihak ketiga yang bertanggung jawab jika nanti melebihi waktu yang ditentukan,” kata Agus menjelaskan.

Diketahui, Sumber anggaran program tersebut, sebanyak 80 persen dari dana alokasi khusus (DAK) dan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.

Program perbaikan dan pembangunan sekolah tersebut tahun ini cukup banyak.

Di antaranya untuk anggaran rehab dan pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) yang ditaksir mencapai Rp46 miliar.

Kemudian, anggaran untuk sekolah menengah pertama (SMP) Rp 16 miliar dan Rp 2 miliar untuk taman kanak-kanak (TK) di bawah lingkungan Disdik Sumenep.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas
Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata
Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan
MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak
Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep
Implementasi Arahan Presiden, Bappeda Sumenep Bergerak Ciptakan Kota Bersih dan Sehat
Khitan Laser Gratis di Sapeken Ringankan Beban Warga, Program PPM KEI Tuai Pujian

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36 WIB

Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:49 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:32 WIB

Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:53 WIB

MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:32 WIB

Implementasi Arahan Presiden, Bappeda Sumenep Bergerak Ciptakan Kota Bersih dan Sehat

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIB

Khitan Laser Gratis di Sapeken Ringankan Beban Warga, Program PPM KEI Tuai Pujian

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:48 WIB

Bupati Fauzi Inisiasi Sumenep Kepulauan, Langkah Strategis Menuju Pusat Pertumbuhan Provinsi Madura

Berita Terbaru