Kabar Baik, Pemkab Sumenep Peroleh Kuota Sebanyak 400 Formasi dari KemenPANRB,

Selasa, 15 Oktober 2024 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Rekruitmen Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 di kabupaten Sumenep memperoleh kuota sebanyak 400 Formasi dari KemenPAN-RB.

Sebagian besar yang dibutuhkan adalah tenaga pendidik dan kesehatan.

Berdasarkan rilis resmi BKN Nomor: 6610/B-KS.04.01/SD/K/2024 tentang Jadwal Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024. Pendaftaran PPPK periode 1 telah dibuka pada tanggal 1-20 Oktober 2024.

Pemkab Sumenep akan merekrut sebanyak 374 formasi yang meliputi tenaga guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan.

Berdasarkan Pengumuman Pendaftaran PPPK Nomor 800/670/204.4/2024 yang dirilis BKPSDM Sumenep, formasi terbanyak dialokasikan untuk guru dengan total 203 formasi.

Baca Juga :  Gandeng SMSI, KPU Sumenep Gelar Sosialisasi Pilkada Serentak Bersama Komunitas Kepulauan

Sementara itu, untuk tenaga teknis yaitu sebanyak 125 formasi, dan 46 formasi untuk tenaga kesehatan.

“Pendaftaran ini terbuka bagi warga Sumenep yang memenuhi persyaratan umum dan khusus sesuai dengan pengumuman resmi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Wijaya Saputra.

Dijelaskan, untuk batas usia, tenaga kesehatan dan tenaga teknis maksimal berusia 57 tahun, sementara guru diperbolehkan hingga usia 59 tahun.

Menurut Arief, pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN yang disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 20 Oktober 2024, dengan seleksi administrasi dimulai pada 1 Oktober. Hasil seleksi akan diumumkan antara 30 Oktober hingga 1 November 2024,” kata Arif menambahkan.

Bagi Pelamar PPPK perlu memperhatikan beberapa dokumen penting yang harus dilampirkan. Dokumen tersebut erat kaitannya dengan seleksi administrasi.

Baca Juga :  Marak Pengrusakan APK di Daratan, Kapolres Sumenep dan PJU Gelar Silaturahmi dan Cooling System Pemilu Damai di Kepulauan

Di bawah ini merupakan rincian dokumen yang perlu dipersiapkan dengan baik bagi pelamar PPPK Labupaten Sumenep.

Surat lamaran ditujukan kepada Yth. Bupati Sumenep, ditulis tangan pada kertas folio bergaris, ditandatangani dan dibubuhi meterai tempel atau e-materai Rp10.000,

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Ijazah asli, Transkrip nilai asli, Pas foto, Surat Pernyataan lima poin, diketik menggunakan komputer, dan ditandatangani dengan pena bertinta hitam serta dibubuhi materai tempel atau e-materai Rp 10.000, Surat Keterangan Pengalaman Kerja, Surat Tanda Registrasi (STR), Surat Keterangan Disabilitas khusus bagi pelamar disabilitas.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan
Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:26 WIB

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan

Minggu, 19 April 2026 - 14:11 WIB

Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Nasional

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:36 WIB