Kabar Baik! Dinkes P2KB Sumenep Pastikan Nakes di Seluruh Puskesmas Akan Terima Gaji di 2025

Sabtu, 25 Januari 2025 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB Sumenep) , Drg Ellya Fardasah, M.Kes

Foto. Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB Sumenep) , Drg Ellya Fardasah, M.Kes

SUMENEP nusainsider.com — Sebagai Wujud perhatian Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) setempat, di tahun 2025 tenaga BLUD baik Nakes maupun non Nakes di seluruh Puskesmas se-Kabupaten sumenep statusnya dipastikan menjadi tenaga kontrak.

Hal tersebut disampaikan Kadinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes yang bertujuan guna meningkatkan kesejahteraan para Nakes dan non Nakes agar lebih memotivasi dirinya dalam meningkatkan kinerja dan tanggung jawabnya.

Kadinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah., M.Kes mengungkapkan bahwa perbaikan kesejahteraan tersebut sudah ada Perbupnya. Maka dari itu tinggal menunggu realisasinya saja.

“Saya pastikan tahun 2025, karena sudah ada Perbupnya. Semua tenaga BLUD di seluruh Puskesmas Kabupaten Sumenep sudah dikontrak semua, sehingga mereka nantinya sudah digaji, ” Imbuhnya.

Baca Juga :  Tunjukkan Indikator Penting Sebuah Kerukunan, FKUB Sumenep Gelar Bakti Sosial dan Serahkan Bantuan

Kepala Dinas perempuan Inspiratif itu berharap kepada semua tenaga sukwan hendaknya bersyukur kepada Allah SWT dan berterimah kasih kepada Bupati Sumenep dan pihak terkait yang telah mengatensi harapannya.

Sementara itu, ditempat yang berbeda salah satu Kepala puskesmas (Kapus) yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa di tahun 2025 sudah tidak ada Nakes dan non Nakes sukwan. Mereka akan mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik ke depan.

Namun, ke depan harus bisa meningkatkan kinerja dalam memberikan layanan kesehatan di Puskesmas masing-masing.

InsyaAllah di tahun 2025 ini tenaga BLUD di seluruh Puskesmas Kabupaten Sumenep sudah dikontrak semua. Regulasi ini tentu sangat menggembirakan mereka. Lebih-lebih yang sukwan hingga 18 tahun lamanya.

Saya turut bersyukur dengan progresif regulasi yang telah dibuat oleh Bupati Sumenep.” Singkatnya salah satu Kapus yang sempat berbincang-bincang santai dengan media ini, Kamis (23/01/2025)

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru