Tunjukkan Indikator Penting Sebuah Kerukunan, FKUB Sumenep Gelar Bakti Sosial dan Serahkan Bantuan

Sabtu, 25 Januari 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Berlokasi di Klenteng Pao Xian Kin Kong tepatnya di jalan Slamet Riyadi Desa Pabian Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pemuda Kerukunan ummat beragama (FPKUB) gelar aksi bersih-bersih sekaligus berikan Bantuan tempat sampah ke Berbagai Lintas agama se-kabupaten SSumenep

Aksi Bersih-bersih sekaligus Pemberian bantuan tersebut digelar dengan tujuan besar, yakni hidup sehat dalam rangka Mewujudkan Sumenep sebagai kota Bersih dengan Lingkungan yang Asri, “Kata ketua FKUB Sumenep, Kh Achmad Qusyairi Zain kepada media nusainsider.com, Sabtu 25 Januari 2025.

Kegiatan Bakti Sosial FKUB Sumenep yang mengusung tema ‘Peran Serta Lintas Agama dalam Sosial Keagamaan di Kabupaten Sumenep’ ini adalah bentuk kepedulian FKUB Sumenep kepada lingkungan, termasuk juga sebagai implementasi dari nilai-nilai keagamaan di masing-masing agama yang mencitai kebersihan dan keindahan.

Bappeda Sumenep

Baca Juga :  Buntut Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Tiang PLN, Aktivis Mahasiswa Nasional Pulang Kampung ke Binjai

Maka dari itu, melalui kegiatan Bakti sosial tersebut kita datangkan tempat sampah di masing-masing tempat Ibadah lintas Agama, termasuk Yayasan dan pondok pesantren”, Imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua FPKUB Sumenep, Khairul Umam menghimbau kepada semua warga agar sungguh sadar akan pentingnya menjaga keharmonisan alam atau lingkungan.

Foto. Ketua Forum Pemuda Kerukunan Ummat Beragama (FPKUB) Sumenep saat memberikan Bantuan Tempat Sampah. (ist. nusainsider.com : Ach Toifur Ali Wafa). 

Menjaga kebersihan lingkungan adalah salah satu implementasi dari kiat untuk menjaga keharmonisan relasi manusia dengan lingkungan alam.

“Selain soal bakti sosial, kita menaruh perhatian khusus pada posisi peran serta dan keterlibatan semua agama dalam kegiatan-kegiatan sosial di Kabupaten sumenep”, Pungkasnya Sosok pemuda Inspiratif Asal kabupaten Sumenep kepada media nusainsider.com, Sabtu (25/1).

Dijelaskan, bahwa melalui kegiatan ini menunjukkan tercapainya suatu indikator penting dari kerukunan, moderasi, dan posisi atau ruang yang sama lintas Agama di Kabupaten Sumenep.

Sehingga, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan bakti sosial membersihkan sampah dan juga menyediakan tempat Sampah, “Jelasnya.

Khairul umam sapaan akrab Umam menambahkan bahwa Kegiatan bakti sosial ini dapat melibatkan masyarakat secara langsung dari masang-masing agama untuk membersihkan lingkungan sekitar mereka, sehingga mereka dapat melihat langsung dampak dari kebersihan lingkungan dan terciptanya kesadaran dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Sosialisasikan RAD-PG Sebagai Instrumen Perkuat Sektor Pangan dan Gizi

Dari kegiatan ini warga seakan tersadar bahwasanya lingkungan yang bersih itu menjadi impian semua warga dan menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak, “Tambahnya.

Pantauan Media ini FKUB Bersama FPKUB Memberikan Bantuan ke Masing-masing Lintas agama dan Pondok Pesantren Dengan jumlah Paket Bantuan sebanyak 15 paket, diantaranya Yayasan dan Pondok Pesantren termasuk Masjid Jamik Sumenep, 5 Gereja dan 1 klenteng.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru