Pemusnahan Rokok Ilegal oleh Bea Cukai Sidoarjo Dipuji, Tapi ALARM Minta Langkah Nyata

Jumat, 14 Februari 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Andriyadi, Aktivis Malang Ber-baground Pemusnahan Rokok Ilegal Bea Cukai Jatim I

Foto. Andriyadi, Aktivis Malang Ber-baground Pemusnahan Rokok Ilegal Bea Cukai Jatim I

SUMENEP, nusainsider.com Salahsatu Pengurus Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) memberikan apresiasi terhadap ketegasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo dalam komitmennya memberantas peredaran rokok ilegal.

Diketahui, Pada Selasa 12 Februari 2025 kemarin, Bea Cukai Sidoarjo memusnahkan sekitar 19.026.275 batang rokok ilegal dengan nilai mencapai Rp 26,3 miliar di Kantor Bea Cukai Jatim I.

Andriyadi, Aktivis ALARM sekaligus Mahasiswa Eks Malang itu mengungkapkan apresiasi terhadap langkah pemusnahan rokok ilegal tersebut sebagai upaya perlindungan terhadap industri dan masyarakat.

Namun, ia menegaskan bahwa memusnahkan barang-barang ilegal bukanlah solusi akhir dalam pemberantasan rokok ilegal.

“Langkah Bea Cukai ini sudah sangat baik, namun tidak cukup hanya dengan membakar rokok ilegal. Pemberantasan rokok ilegal, terutama yang berasal dari Madura, membutuhkan langkah yang lebih menyeluruh. Pemusnahan ini adalah bukti awal bahwa Bea Cukai Jatim I benar-benar menegaskan posisinya sebagai pengawas barang-barang di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu),” kata Andriyadi, Jumat (14/2/2025).

Menurut Andriyadi, peredaran rokok ilegal di Madura akhir-akhir ini sangat masif, dengan pengiriman yang tak sedikit bahkan hingga luar Jawa.

Baca Juga :  Tak disangka! Pemuda Sumenep Sebut Sosok Asli Achmad Fauzi Wongsojudo, Begini

Ia mengutip contoh kejadian beberapa hari lalu, di mana dua warga asal Pamekasan, Madura, tertangkap oleh petugas Bea Cukai di pintu keluar Tol Cikopo, Kabupaten Purwakarta.

Mereka kedapatan mengangkut rokok ilegal menggunakan mobil Daihatsu Xenia dengan pelat nomor dinas militer TNI AL palsu.

“Ini menunjukkan dugaan kuat bahwa rokok ilegal tersebut berasal dari Madura dan akan dijual di luar Jawa melalui toko-toko kecil dan warung sembako. Namun, hal ini juga membuktikan kelemahan pengawasan Bea Cukai di Madura dan Jatim,” tambah Andriyadi.

Ia juga mengkritik apa yang dianggapnya sebagai ketidakefektifan pemberantasan rokok ilegal yang lebih menargetkan pengusaha kecil.

“Kami menduga bahwa ini adalah akal-akalan penguasa (red. Bea Cukai) yang mengorbankan pelaku usaha kecil sebagai korban, sementara mafia rokok besar tetap berjalan bebas,” pungkas Andriyadi.

Dengan tegas, ALARM mendesak Bea Cukai dan pihak berwenang untuk lebih serius dalam menindak jaringan besar peredaran rokok ilegal yang ada di Madura secara Umum.

Apalagi, Merk rokok Ilegal asal Pulau madura dijual secara Terang-terangan melalui E-commerce. Tinggal gerak saja Bea cukai Madura dan Jatim jika Benar-benar serius,”Tutupnya.

Berikut Pemberitaan Pemusnahan Rokok Ilegal Oleh Bea Cukai Jatim, Dilansir Detik.com

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup
ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:24 WIB

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:52 WIB

Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Berita Terbaru