Akhirnya! Kawalan Aktivis Garda Raya Perihal Kematian Bayi Baru Lahir Telah Tuntas

- Pewarta

Jumat, 22 Maret 2024 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Setelah kurang lebih 3 bulan pasca kematian bayi asal Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, yakni Adellia Bella Negara. Akhirnya Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan mutasi Kepala Puskesmas Batang-Batang pada kamis, 22/3/2024 malam.

Dr.fatimatul insyoniah. M.kes dimutasi ke Puskesmas Padian bersamaan dengan ratusan pejabat lainnya yang berlangsung di Pendopo Keraton Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya mengatakan, mutasi dan rotasi ASN di lingkungan pemerintah daerah sudah menjadi hal biasa.

“Hal itu dilakukan agar para ASN bisa bekerja lebih baik lagi dan maksimal,” kata Bupati Fauzi dalam arahannya didepan ratusan ASN yang dimutasi.

Kader PDI-P ini mengingatkan, pimpinan OPD pejabat lainnya yang baru dilantik itu tidak bisa berleha-leha. Sebab, masih banyak pekerjaan yang perlu untuk segera diselesaikan.

“Kami optimis, visi misi Sumenep dalam melayani masyarakat dapat terwujud dengan baik,” harap suami Nia Kurnia Fauzi ini.

Sementara itu, Abd.Halim pemuda asal Timur Daya yang sedari awal getol mengawal kasus kematian bayi Adellia Bella Negara asal Desa Tamidung menyampaikan bahwa langkah Pemkab Sumenep yang sudah memutasi Kapus Batang-Batang diapresiasi.

“Atas nama Gerakan Pemuda Timur Daya kami mengapresiasi Pemkab Sumenep yang sudah memindahkan kepala Puskesmas Batang-batang yang diduga telah melakukan Praktik diluar Standart Operasional Prosedur (SOP) hingga menyebabkan meninggalnya bayi atas nama Adellia Bella Negara,” ucap Halim kepada media ini.

Baca Juga :  Prima Energi Berhasil Reaktivasi Lapangan Camar Wilayah Kerja Bawean

Masih kata Halim, kasus kematian bayi Adellia
merupakan pelanggaran pelayanan kesehatan yang dilakukan oknum Puskesmas Batang-batang dan kasus itu tidak akan pernah selesai tanpa permintaan Aktivis serta Masyarakat diindahkan.

“Kematian Adellia tetap menjadi duka mendalam bagi masyarakat dan aktivis Timur daya yang terjadi diluar kode etik pelayanan kesehatan, bayi yang dinyatakan sehat sejak dalam kandungan hingga melahirkan harus bernasib malang karena keteledoran petugas kesehatan, “Jelasnya.

Halim menambahkan, kondisi pelayanan kesehatan dikabupaten Sumenep harus diakui masih lemah karena salah satu faktor blundernya oknum yang tidak bertanggungjawab masih dipertahankan.

“Semoga kejadian yang terjadi di Puskesmas Batang-Batang tidak akan terulang kembali di kemudian hari akibat keteledoran oknum yang tidak bertanggung jawab, semoga pelayanan kesehatan di kabupaten ujung timur Pulau Madura semakin baik kedepannya,” pungkas Wapresma BEN STKIP Sumenep ini.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik
Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya
SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka
Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya
Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa
di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445H, Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Begini
Ambruknya Mega Proyek PATM, Warga Pasongsongan Dukung Aktivis Desak Polda Jatim

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:59 WIB

PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:41 WIB

Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:37 WIB

SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:42 WIB

Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:17 WIB

di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:38 WIB

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445H, Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Begini

Selasa, 11 Juni 2024 - 14:34 WIB

Ambruknya Mega Proyek PATM, Warga Pasongsongan Dukung Aktivis Desak Polda Jatim

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:45 WIB

Aktivis ALARM akan Laporkan Para Pemain Mega Proyek PATM Sumenep

Berita Terbaru