SUMENEP, nusainsider.com — Ribuan pengunjung memenuhi Gelanggang Olahraga (GOR) Sumenep saat pembukaan Madura Night Vaganza 2025, Kamis malam (28/8/2025).
Gelaran tahunan ini sukses memukau masyarakat dengan ragam pertunjukan seni dan budaya.

Acara yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama berbagai pihak tersebut dibuka meriah dengan penampilan musik tradisional tong-tong dari dua grup lokal, tari kreasi modern, serta peragaan busana batik khas Madura.
Madura Night Vaganza 2025 menjadi ruang kolaborasi untuk memperkenalkan layanan publik pemerintah, mempromosikan produk unggulan UMKM, sekaligus menjadi sarana hiburan masyarakat. Tahun ini, acara mengusung tema “Menyalakan Inovasi, Melayani Tanpa Batas.”
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memacu semangat generasi muda dalam memanfaatkan peluang yang disediakan pemerintah, termasuk layanan publik yang diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat.
Salah seorang warga Sumenep, Hendra Dermawan, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah patut diapresiasi karena melibatkan banyak elemen masyarakat, khususnya UMKM, dalam mendukung pembangunan daerah.
“Dengan adanya event ini, pemerintah benar-benar memberi ruang bagi masyarakat untuk ikut serta memajukan Sumenep. Terlebih, ada penampilan musik tong-tong yang menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.
Ia menilai langkah Pemkab mendatangkan musik tradisional adalah strategi jitu untuk menarik minat pengunjung lokal maupun wisatawan.
“Kami sebagai warga merasa dekat dengan pemerintah yang memahami kecintaan masyarakat terhadap kesenian tradisional,” imbuhnya.
Tak hanya diikuti peserta dari Kabupaten Sumenep, ajang ini juga diramaikan peserta dari berbagai daerah tapal kuda Jawa Timur, Diantaranya Jember, Situbondo, Sampang, Lumajang, Pasuruan, hingga Pamekasan dan Kabupaten/kota lainnya.
Berbagai instansi turut berpartisipasi, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, BUMD, perusahaan swasta, rumah sakit, hingga perwakilan seluruh kecamatan.
Masing-masing peserta mendirikan stand di area utama untuk menampilkan layanan, program pembangunan, capaian kinerja, serta produk unggulan yang mereka miliki.
Hal ini menjadikan Madura Night Vaganza sebagai etalase pembangunan dan inovasi daerah.
Gelaran Madura Night Vaganza 2025 akan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 28 Agustus hingga 3 September 2025. Berbagai acara besar siap disajikan, seperti Madura Culture Festival #3, Festival Tembakau Madura, Festival Kopi, Parade Musik Tong-tong, Pentas Seni dan Budaya, Fun Run, Parade Batik, hingga sejumlah atraksi lainnya.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Madura Night Vaganza 2025 diproyeksikan tak hanya menjadi ruang promosi layanan dan produk lokal, tetapi juga menjadi magnet wisata budaya yang memperkuat identitas Sumenep sebagai pusat kebudayaan dan inovasi di Madura.
![]()
Penulis : Wafa

















