Amazing! Perpaduan Inovasi dan Budaya Pukau Ribuan Masyarakat di Pembukaan Madura Night Vaganza 

Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tampak Ribuan Masyarakat Meriahkan Pembukaan Madura Night Vaganza 2025

Foto. Tampak Ribuan Masyarakat Meriahkan Pembukaan Madura Night Vaganza 2025

SUMENEP, nusainsider.com  Ribuan pengunjung memenuhi Gelanggang Olahraga (GOR) Sumenep saat pembukaan Madura Night Vaganza 2025, Kamis malam (28/8/2025).

Gelaran tahunan ini sukses memukau masyarakat dengan ragam pertunjukan seni dan budaya.

Bappeda Sumenep

Acara yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama berbagai pihak tersebut dibuka meriah dengan penampilan musik tradisional tong-tong dari dua grup lokal, tari kreasi modern, serta peragaan busana batik khas Madura.

Madura Night Vaganza 2025 menjadi ruang kolaborasi untuk memperkenalkan layanan publik pemerintah, mempromosikan produk unggulan UMKM, sekaligus menjadi sarana hiburan masyarakat. Tahun ini, acara mengusung tema “Menyalakan Inovasi, Melayani Tanpa Batas.”

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memacu semangat generasi muda dalam memanfaatkan peluang yang disediakan pemerintah, termasuk layanan publik yang diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wow! Ritual Mensucikan Diri Kepala Sekolah Bersama Ibu Dan Anak Terjadi di Sumenep

Salah seorang warga Sumenep, Hendra Dermawan, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah patut diapresiasi karena melibatkan banyak elemen masyarakat, khususnya UMKM, dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dengan adanya event ini, pemerintah benar-benar memberi ruang bagi masyarakat untuk ikut serta memajukan Sumenep. Terlebih, ada penampilan musik tong-tong yang menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Ia menilai langkah Pemkab mendatangkan musik tradisional adalah strategi jitu untuk menarik minat pengunjung lokal maupun wisatawan.

“Kami sebagai warga merasa dekat dengan pemerintah yang memahami kecintaan masyarakat terhadap kesenian tradisional,” imbuhnya.

Tak hanya diikuti peserta dari Kabupaten Sumenep, ajang ini juga diramaikan peserta dari berbagai daerah tapal kuda Jawa Timur, Diantaranya Jember, Situbondo, Sampang, Lumajang, Pasuruan, hingga Pamekasan dan Kabupaten/kota lainnya.

Baca Juga :  Tegaskan Pengakuan UNESCO, Fadli Zon Sebut Kabupaten Sumenep sebagai Empu Keris Terbanyak di Dunia

Berbagai instansi turut berpartisipasi, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, BUMD, perusahaan swasta, rumah sakit, hingga perwakilan seluruh kecamatan.

Masing-masing peserta mendirikan stand di area utama untuk menampilkan layanan, program pembangunan, capaian kinerja, serta produk unggulan yang mereka miliki.

Hal ini menjadikan Madura Night Vaganza sebagai etalase pembangunan dan inovasi daerah.

Baca Juga :  DPD RI Soroti Premanisme Keuangan: Oknum Ormas Dituding Bekingi Nasabah Leasing

Gelaran Madura Night Vaganza 2025 akan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 28 Agustus hingga 3 September 2025. Berbagai acara besar siap disajikan, seperti Madura Culture Festival #3, Festival Tembakau Madura, Festival Kopi, Parade Musik Tong-tong, Pentas Seni dan Budaya, Fun Run, Parade Batik, hingga sejumlah atraksi lainnya.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Madura Night Vaganza 2025 diproyeksikan tak hanya menjadi ruang promosi layanan dan produk lokal, tetapi juga menjadi magnet wisata budaya yang memperkuat identitas Sumenep sebagai pusat kebudayaan dan inovasi di Madura.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Antara Teknologi dan Kasih Sayang, Ning Lia Suarakan Peran Keluarga
Belasan Jabatan Bergeser, Polres Sumenep Lakukan Rotasi Besar-besaran
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Perkuat Transparansi, Bupati Sumenep Resmi Lantik Komisioner Komisi Informasi
PDIP Sumenep Peringati Ultah Megawati dengan Cara Sederhana dan Merakyat
Dari Baja hingga Filosofi, Keris Sumenep Pikat Konsul Jenderal Australia
Pembatasan Pita Cukai Picu PHK, YLBH Madura Soroti Dugaan Praktik Tak Sehat
Angin Kencang Hantam Kepulauan Sapeken, Warga Pagerungan Kecil Mengungsi
banner 325x300

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:39 WIB

Antara Teknologi dan Kasih Sayang, Ning Lia Suarakan Peran Keluarga

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:27 WIB

Belasan Jabatan Bergeser, Polres Sumenep Lakukan Rotasi Besar-besaran

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:35 WIB

Perkuat Transparansi, Bupati Sumenep Resmi Lantik Komisioner Komisi Informasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:30 WIB

PDIP Sumenep Peringati Ultah Megawati dengan Cara Sederhana dan Merakyat

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:32 WIB

Pembatasan Pita Cukai Picu PHK, YLBH Madura Soroti Dugaan Praktik Tak Sehat

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:28 WIB

Angin Kencang Hantam Kepulauan Sapeken, Warga Pagerungan Kecil Mengungsi

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:57 WIB

Polres Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 100 Gram di Dasuk, Seorang Perempuan Diamankan

Berita Terbaru