Ambyar! Korban Preman Parkir Dipujasera Sayangkan Adanya Pemalakan di Festival Kerapan Sapi 2025

Minggu, 14 September 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pertunjukan Kerapan Sapi 2025 dan Pungutan Parkir Liar

Foto. Pertunjukan Kerapan Sapi 2025 dan Pungutan Parkir Liar

SUMENEP, nusainsider.com Kemegahan Festival Karapan Sapi Tingkat Kabupaten Sumenep 2025 di Lapangan Giling, Minggu (14/9/2025) mendadak tercoreng ulah sejumlah oknum penjaga parkir liar yang memalak pengunjung. Kejadian ini membuat masyarakat geram karena merasa dirugikan.

Pantauan di lapangan, pengunjung yang memarkir sepeda motor di kawasan Pujasera Bangkal dipaksa membayar Rp10 ribu per motor. Ironisnya, para penjaga parkir justru berperilaku layaknya preman jalanan, bukan petugas resmi.

Baca Juga :  Harlah ke-71 IPNU, Kapolres Sumenep Dukung Peran Pemuda dalam Menjaga Kebangsaan

Mereka yang menjaga parkir di kawasan itu langsung meminta uang terlebih dahulu sebelum pengunjung masuk ke area stadion. Situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan dan bahkan ketakutan bagi para penonton yang ingin menikmati lomba budaya khas Madura tersebut.

Hasanah (41), warga Pragaan, mengaku sangat geram dengan perlakuan arogan tersebut.

“Kami datang untuk menikmati budaya, bukan untuk diperas. Yang jaga pun gaya preman, bikin orang takut,” ujarnya dengan nada kesal.

Menurut Hasanah, praktik semacam ini mencederai citra Kerapan Sapi yang seharusnya menjadi warisan budaya penuh kebanggaan.

“Alih-alih bercerita tentang kecepatan sapi pacu, justru pulang dengan cerita tukang parkir yang berlagak layaknya preman jalanan,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan RD, seorang wartawan media online di Sumenep, yang datang untuk meliput acara.

Baca Juga :  Kadis Pendidikan Sumenep Turun Langsung, Kobarkan Semangat di Festival Ketupat 2026

Ia mengaku turut menjadi korban praktik parkir liar di kawasan Pujasera Bangkal.

“Baru turun motor langsung diminta Rp10 ribu. Ini sindikat pemalakan. Sepertinya yang ditunjuk petugas parkir itu salah satu pedagang di Bangkal itu,” ungkapnya.

Kasus ini menimbulkan sorotan tajam dari masyarakat karena dianggap mencoreng wajah festival budaya yang menjadi kebanggaan warga Madura.

Baca Juga :  Firdaus Sanjaya DA4 Hebohkan Karnaval Ar-Rasyidin, Warga Kolpo Tumpah Ruah

Banyak yang berharap pihak pemerintah daerah maupun aparat keamanan segera turun tangan agar praktik liar ini tidak terulang kembali (*).

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN
Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan
Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan
Konser Radhiesta Music Kembali Digelar di Sumenep, Penonton Soroti Harga Tiket dan Larangan Membawa Rokok
Bos DRT The Big Family Sebut Valen DA7 Talenta Luar Biasa, Ajak Masyarakat Terus Mendukung
DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 07:50 WIB

Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:34 WIB

Bos DRT The Big Family Sebut Valen DA7 Talenta Luar Biasa, Ajak Masyarakat Terus Mendukung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:37 WIB

DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:14 WIB

Pintu Masuk Utara Ditutup Tanpa Pemberitahuan, Warga Soroti Manajemen Konser Radhiesta Malam Ini

Berita Terbaru