ASRI dan Indonesia Incorporated, Strategi Baru Tata Kelola Lingkungan Indonesia

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI Ning Lia dengan Baground Gerakan ASRI di Jatim

Foto. Anggota DPD/MPR RI Ning Lia dengan Baground Gerakan ASRI di Jatim

SURABAYA, nusainsider.com Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi atas peluncuran gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai arah baru pembenahan lingkungan nasional.

Menurutnya, program tersebut menjadi momentum penting dalam menghadirkan tata kelola kebersihan yang lebih sistematis, terukur, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari desa hingga ibu kota negara.

Ning Lia menilai, gerakan ASRI tidak hanya berorientasi pada perubahan visual semata, melainkan menjadi simbol komitmen pemerintah dalam melakukan pembenahan menyeluruh lintas sektor.

Program ini, kata dia, memperlihatkan keseriusan pemerintah untuk menghadirkan lingkungan yang lebih tertata dengan langkah yang cepat dan terarah.

“Fokus pada kebersihan lingkungan di setiap tingkatan wilayah merupakan strategi konkret yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ketika desa bersih, kecamatan bersih, kabupaten dan kota bersih, maka secara kolektif wajah bangsa juga akan berubah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembenahan yang dimulai dari level paling bawah menjadi simbol keseriusan membangun budaya hidup bersih dan sehat. Dengan pola berjenjang dari desa, kecamatan, kabupaten, kota, hingga provinsi dan nasional, gerakan ini diyakini mampu membentuk kesadaran kolektif secara masif.

Baca Juga :  Raih Penghargaan Indonesia Next Future Leader Dalam IMA Award 2024, Senator Ning Lia Ungkap Pesan Moral

Lebih jauh, Lia sapaan akrabnya mengingatkan bahwa gerakan ASRI tidak boleh berhenti pada seremoni atau slogan belaka. Implementasi di lapangan harus melibatkan kerja kolektif seluruh elemen, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor swasta, maupun masyarakat.

“Ini bukan sekadar program simbolik. Harus ada kolaborasi nyata, pengawasan, serta sistem yang memastikan keberlanjutan,” tegasnya.

Salah satu perhatian utama dalam gerakan ASRI adalah persoalan pengelolaan sampah, yang hingga kini masih menjadi tantangan di banyak daerah.

Lia menggarisbawahi pentingnya sistem pengolahan sampah yang modern, efektif, serta ramah lingkungan.

Menurutnya, pendekatan lama yang terlalu bergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) perlu dikurangi. Ia mendorong pengelolaan sampah berbasis wilayah kecil dengan memanfaatkan teknologi tepat guna.

Baca Juga :  Densus 88 Anti teror Tangkap terduga Teroris Di Kabupaten Bogor

Ning Lia pun memberikan apresiasi kepada sejumlah lembaga pendidikan yang telah mengembangkan teknologi daur ulang dan alat pemusnah sampah berskala kecil yang ramah lingkungan.

Teknologi tersebut dinilai mampu menjadi solusi konkret karena tidak menimbulkan bau, tidak merusak lingkungan, serta dapat dioperasikan di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

“Kalau setiap wilayah punya alat pengolahan sendiri, sampah bisa diselesaikan lebih cepat dan lebih dekat dari sumbernya. Ini jauh lebih efisien dan mengurangi beban TPA,” jelasnya.

Dalam pandangannya, kehadiran fasilitas pengolahan sampah di tingkat bawah akan memangkas ketergantungan pada sistem terpusat yang sering kali kewalahan menampung volume sampah harian.

Selain itu, pendekatan ini juga membuka peluang ekonomi melalui pengolahan dan daur ulang yang bernilai tambah.

Gerakan ASRI, lanjut Lia, berjalan seiring dengan strategi Indonesia Incorporated yang menekankan sinergi antar sektor dalam pembangunan nasional.

Baca Juga :  H Her Tegas Dukung Makan Bergizi Gratis, Sebut Penyeleweng Program “Kurang Ajar”

Konsep tersebut tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menempatkan kebersihan, kesehatan, dan keindahan lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan.

Ia optimistis, apabila gerakan ini dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, maka akan terbentuk kesadaran kolektif bahwa pembangunan tidak semata-mata tentang infrastruktur fisik atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang kualitas lingkungan hidup yang menopang masa depan bangsa.

“Lingkungan yang bersih dan sehat adalah investasi jangka panjang. Anak cucu kita berhak menikmati ruang hidup yang layak,” ujarnya.

Program ASRI sendiri ditargetkan mulai direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah berharap perubahan nyata dapat segera dirasakan masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.

Dengan komitmen yang kuat serta kolaborasi lintas sektor, gerakan ASRI diharapkan menjadi tonggak baru dalam transformasi tata kelola lingkungan nasional mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, resik, dan indah secara berkelanjutan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan

Berita Terbaru