H Her Tegas Dukung Makan Bergizi Gratis, Sebut Penyeleweng Program “Kurang Ajar”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (Kanan), CEO PT Bawang Mas Group H Hairul Umam / H Her (Kiri).

Foto. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (Kanan), CEO PT Bawang Mas Group H Hairul Umam / H Her (Kiri).

PAMEKASAN, nusainsider.com — CEO PT Bawang Mas Group, H Hairul Umam atau yang akrab disapa H Her, menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut H Her, program MBG merupakan kebijakan nyata pemerintah yang sangat baik karena menyasar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi kalangan kurang mampu.

“Program prioritas Presiden Prabowo itu yaitu makan bergizi gratis sangatlah baik menurut saya. Kita harus dukung itu program nyata pemerintah,” ujar H Her dalam pernyataannya pada cuplikan video yang diunggah oleh Jie Dadang Jofanestian, Jumat (27/2/2026).

Ia bahkan menilai, pihak-pihak yang tidak mendukung program tersebut perlu melakukan introspeksi mendalam terhadap cara pandangnya terhadap kondisi masyarakat.

“Bagi saya yang tidak setuju dengan MBG itu perlu diperiksa kejiwaannya, perlu dibawa ke dokter jiwa atau rumah sakit jiwa menurut saya,” tegasnya.

Menurut H Her, penolakan terhadap program tersebut menunjukkan ketidakpekaan terhadap kondisi masyarakat kecil yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Baca Juga :  Madura Ethnic Carnival 2024 Berhasil Hipnotis Ribuan Penonton di Sumenep

BERIKUT CUPLIKAN VIDEONYA

“Periksa kejiwaannya biar mereka tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat bawah. Jangan melongok ke atas terus. Orang yang susah makan itu juga harus dipikirkan,” Lanjutnya.

Meski demikian, H Her juga menyoroti adanya sejumlah kasus yang belakangan menyeret program MBG.

Ia menilai persoalan tersebut bukan berasal dari programnya, melainkan dari oknum pengelola yang tidak amanah dalam menjalankan tugas.

“Terkait adanya berbagai kasus yang akhir-akhir ini menyeret program mulia MBG tersebut, itu adalah kesalahan pengelola yang tidak amanah dan kurang ajar,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam skema pembiayaan program MBG sebenarnya sudah terdapat pembagian anggaran yang jelas, mulai dari biaya makanan hingga operasional pengelola.

“Padahal mereka itu kan sudah mendapatkan hasil dari program tersebut. Kalau tidak salah, Rp10 ribu itu untuk makanannya, Rp3 ribu untuk karyawan dan lain sebagainya, dan Rp2 ribu untuk fee serta perawatan,” jelasnya.

Karena itu, menurutnya, jika masih ada pengelola yang mengurangi porsi makanan yang telah ditetapkan, maka tindakan tersebut merupakan bentuk ketidakjujuran yang merugikan masyarakat.

“Jadi kalau masih ada pengelola yang mengurangi makanan yang sudah diporsikan, itu kurang ajar menurut saya,” tegas H Her.

Lebih lanjut, H Hairul Umam menyampaikan bahwa dari hasil pengamatannya setelah berkeliling dan meneliti berbagai pelaksanaan program MBG, ia menilai pengelolaan yang paling amanah sejauh ini adalah yang dikelola oleh pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  Peringati HPN 2026, RSUD dr. H. Moh. Anwar Tekankan Peran Strategis Pers

Menurutnya, pengelolaan oleh institusi tersebut cenderung lebih disiplin, transparan, serta memastikan program berjalan sesuai tujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

H Her berharap program Makan Bergizi Gratis dapat terus dijalankan dengan pengawasan ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, terutama bagi kalangan yang selama ini kesulitan mendapatkan makanan bergizi, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:24 WIB

TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terbaru