Babak Kelam PWI Sumenep: Surat Suara Diduga Dimanipulasi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Konferensi PWI Sumenep

Foto. Kegiatan Konferensi PWI Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep ke-XVI tahun 2025 menuai sorotan tajam. Gelaran yang seharusnya menjadi ajang demokrasi wartawan justru diwarnai dugaan manipulasi surat suara pada proses pemilihan ketua, Sabtu (25/10/2025).

Dugaan itu muncul setelah sejumlah peserta menemukan kejanggalan pada surat suara yang dibagikan panitia. Dalam lembaran tersebut hanya tercantum satu nama kandidat, namun disertai dua foto berbeda. Padahal, terdapat dua calon ketua: M. Syamsul Arifin dari Harian Birawa dan Faisal Warid dari LPP RRI Sumenep.

Situasi ini memicu gelombang protes dari peserta konferensi. Mereka menilai panitia telah mengabaikan prinsip demokrasi, transparansi, serta netralitas yang seharusnya menjadi landasan organisasi profesi wartawan.

“Saat kami menerima surat suara, ternyata hanya ada satu nama calon di dua foto berbeda. Ini jelas mencederai semangat demokrasi dan kebebasan memilih,” ungkap salah satu peserta yang enggan disebut namanya.

Menurut sumber lain, kejadian tersebut menimbulkan kecurigaan adanya rekayasa politik internal untuk melanggengkan kepemimpinan tertentu. Beberapa peserta bahkan menyebut peristiwa ini sebagai babak kelam dalam sejarah pelaksanaan konferensi PWI di tingkat daerah.

“Situasi sempat memanas. Sejumlah anggota berusaha memprotes jalannya pemilihan, namun forum tetap dilanjutkan. Hingga akhirnya, M. Syamsul Arifin dinyatakan terpilih secara aklamasi,” ujar sumber lain yang hadir dalam konferensi.

Reaksi keras datang dari kalangan jurnalis lokal yang menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Mereka menilai, organisasi sebesar PWI seharusnya menjadi teladan dalam penerapan sistem demokrasi yang jujur dan terbuka.

“Jika di level PWI saja demokrasi dipermainkan, ini preseden buruk bagi dunia kewartawanan. Kejadian ini mencoreng marwah organisasi dan menggerus kepercayaan publik terhadap integritas wartawan,” kata salah satu jurnalis senior di Sumenep.

Sejumlah pihak berharap agar PWI Jawa Timur dan PWI Pusat segera turun tangan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan konferensi di Sumenep. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga kehormatan dan kredibilitas lembaga wartawan tertua di Indonesia tersebut.

Baca Juga :  Lensa Madura Dorong Budaya Literasi, Gelar Workshop Jurnalistik di STITA Usymuni

Hingga berita ini diturunkan, panitia pelaksana Konferensi PWI Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan manipulasi surat suara yang menimbulkan polemik di kalangan insan pers tersebut.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan
Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:26 WIB

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan

Minggu, 19 April 2026 - 14:11 WIB

Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Nasional

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:36 WIB