Beladiri Polri Jadi Ujian Wajib, 78 Personel Sumenep Bersaing Menuju Pangkat Baru

Kamis, 13 November 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Latihan dan Ujian Bela Diri Polri

Foto. Latihan dan Ujian Bela Diri Polri

SUMENEP, nusainsider.com Sebanyak 78 personel Polres Sumenep mengikuti Ujian Beladiri Polri sebagai syarat dalam Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Januari 2025.

Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 November 2025, di Gedung KONI Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. Ujian dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Tim Penguji Beladiri Polri dari Polres Sumenep.

Tim penguji diketuai oleh AKP Moh. Abd Kohar, S.H., dengan pendampingan dari Kabag SDM Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.Sos., S.H.. Mereka bertugas memastikan pelaksanaan ujian berjalan profesional dan sesuai dengan standar kemampuan beladiri Polri.

Peserta ujian terdiri dari berbagai golongan pangkat. Tercatat, dua personel diusulkan naik dari AKP ke Kompol, lima dari Iptu ke AKP, lima dari Ipda ke Iptu, lima belas dari Aipda ke Aiptu, tiga puluh tiga dari Bripka ke Aipda, sebelas dari Briptu ke Brigpol, dan tujuh dari Bripda ke Briptu.

Baca Juga :  Kepedulian Ramadan, Bupati Fauzi Siapkan Bus Gratis untuk Perantau

Dalam ujian ini, seluruh peserta diuji kemampuan teknik beladiri Polri yang mencakup aspek fisik, ketahanan, serta kecepatan reaksi dalam menghadapi simulasi situasi nyata di lapangan.

Setiap tahapan penilaian dirancang untuk mengukur kesiapan dan profesionalisme personel.

Kabag SDM Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.Sos., S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari pembinaan karier anggota Polri.

“Dengan ujian ini, kami memastikan setiap personel yang diusulkan naik pangkat memiliki kemampuan fisik dan keterampilan beladiri yang memadai dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas utama Polres Sumenep agar setiap personel mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan

Kegiatan ujian beladiri berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta semangat juang untuk memberikan hasil terbaik dalam setiap sesi ujian.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi seluruh peserta. Ia juga memberikan penghargaan kepada tim penguji yang telah menjalankan tugas dengan baik.

“Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengasah kemampuan, baik fisik maupun mental, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, ujian beladiri tidak hanya menjadi syarat kenaikan pangkat, tetapi juga bentuk pembinaan karakter agar setiap anggota Polri tetap tangguh, disiplin, dan profesional di lapangan.

Baca Juga :  Peduli Korban Gempa, Wabup Sumenep Bersama Baznas Tinjau dan Salurkan Bantuan ke Pulau Sapudi

Dengan berakhirnya ujian tersebut, diharapkan seluruh personel Polres Sumenep semakin siap menghadapi tantangan tugas ke depan, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kesiapan fisik dan mental yang baik diharapkan mampu mendukung kinerja Polri dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan lebih optimal.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD
Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi
Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding
Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih

Berita Terbaru