Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama S.Sos.,S.Sos.i., M.E.I

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama S.Sos.,S.Sos.i., M.E.I

SURABAYA, nusainsider.com Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan pentingnya transparansi identitas penjual dalam membangun ekosistem belanja daring yang sehat dan terpercaya.

Menurutnya, platform e-commerce perlu mewajibkan pencantuman alamat offline sebagai bentuk akuntabilitas agar belanja digital tidak terjebak dalam fenomena “Rojali” dan “Rohana”.

Fenomena Rojali Rombongan Jarang Beli dan Rohana Rombongan Hanya Nanya selama ini dikenal luas di pusat perbelanjaan. Istilah tersebut menggambarkan ramainya pengunjung yang datang, namun minim transaksi akibat rendahnya kepastian dan kepercayaan.

Lia menilai, fenomena serupa berpotensi terjadi di ruang digital apabila identitas penjual, termasuk alamat usaha, tidak disampaikan secara jelas kepada konsumen.

“Di mall kita mengenal Rojali dan Rohana. Ramai datang, tapi tidak jadi beli. Kalau e-commerce tidak transparan soal identitas dan alamat penjual, pola serupa bisa terjadi di dunia digital,” ujar Lia Istifhama.

Ia menegaskan, pencantuman alamat offline bukan untuk membatasi fleksibilitas belanja online, melainkan sebagai penanda bahwa penjual memiliki usaha yang nyata dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Belanja online harus jelas: siapa penjualnya, di mana alamat usahanya, dan bagaimana kualitas produknya. Transparansi inilah yang menumbuhkan kepercayaan konsumen,” jelasnya.

Menurut Lia, kejelasan alamat offline akan mendorong pelaku usaha lebih bertanggung jawab dan serius menjaga mutu produk serta layanan. Konsumen pun tidak sekadar berhadapan dengan etalase digital, tetapi mengetahui bahwa ada entitas usaha nyata di balik transaksi daring.

Baca Juga :  DPUTR Kelola Anggaran Ratusan Miliar, Aktivis ALARM Sumenep Ingatkan Risiko SILPA Terulang

Ia menilai, pengalaman di pusat perbelanjaan membuktikan bahwa kepercayaan menjadi faktor utama dalam keputusan membeli. Prinsip tersebut, kata dia, sepenuhnya relevan di era digital.

“Kalau konsumen yakin dan merasa aman, mereka tidak hanya lihat-lihat atau tanya-tanya. Mereka akan berani mengambil keputusan untuk membeli,” katanya.

Selain itu, Lia juga menekankan pentingnya literasi belanja digital bagi masyarakat. Konsumen perlu diedukasi agar tidak semata tergiur harga murah, tetapi juga cermat menilai identitas, reputasi, dan kredibilitas penjual.

“Belanja online bukan sekadar klik dan bayar. Ini soal informasi yang jelas dan rasa aman. Kejelasan alamat offline merupakan bagian dari edukasi digital itu,” tegasnya.

Dengan mendorong transparansi identitas penjual, Lia berharap ekosistem e-commerce di Indonesia dapat berkembang lebih sehat dan berkelanjutan. Konsumen terlindungi, pelaku usaha semakin profesional, dan kepercayaan publik terhadap transaksi digital terus menguat.

“Jika kepercayaan terbangun, pertumbuhan transaksi akan terjadi secara alami dan berkelanjutan,” pungkas Lia Istifhama

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh
Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:55 WIB

Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:34 WIB

Pesantren Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bentuk Santri Tangguh Lewat Kemah HIMMAH ke-51

Berita Terbaru