Berita Hoax Tersebar di Berbagai Media Sosial, BEM STITA Bersama Diskominfo Sumenep Bangun Kesepakatan ini

Rabu, 25 September 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep melakukan kesepakatan kerjasama di bidang pemberitaan, Selasa (24/09/2024).

Hal itu sebagai kelanjutan dari pengajuan kerjasama oleh BEM STITA kepada Diskominfo Sumenep pada 17 September 2024 kemarin.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Kepala Diskominfo Indra Wahyudi dan Ketua BEM STITA Dauri Aziz di kantor dinas terkait, serta disaksikan juga oleh Kepala Bidang IKP Irwan Sujatmiko.

Dikutip media Center Diskominfo, Dauri mengatakan tujuan dari kerjasama tersebut untuk mengimbangi berita-berita hoax yang telah banyak tersebar di media sosial.

“Selama ini berita-berita hoax bebas tersebar di media sosial. Tujuannya beragam, seperti untuk mencemarkan nama baik oknum atau pihak tertentu, menjatuhkan lawan dengan informasi tidak benar dan sebagainya. Jika pengguna medsos tidak melakukan penelusuran mendalam, maka hal itu bisa dianggap benar,” ujarnya, Rabu (25/09/2024).

Baca Juga :  Wow! Peringatan Maulid Nabi di Sekolah SDN Essang, diduga Dijadikan Lahan Basah Oknum Guru

Oleh karena itu, menurut Dauri penting sebagai pembaca untuk mencermati alamat situs berita, dan melakukan komparasi dengan media lainnya yang kredibel.

“Karena seorang pembaca yang pintar tidak hanya membaca dari satu sumber saja melainkan membaca dari beberapa sumber lainnya, agar mengetahui palsu atau tidaknya suatu berita yang telah mereka baca,” tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB