SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menyiapkan proses pengisian lima jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hingga kini masih kosong tanpa pejabat definitif.
Namun, pelaksanaan pengisian jabatan tersebut masih menunggu arahan langsung dari Bupati Sumenep terkait mekanisme yang akan digunakan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan mengatakan, terdapat dua skema yang kemungkinan diterapkan pemerintah daerah dalam proses pengisian jabatan tersebut.
“Yang pertama langsung dilakukan seleksi terbuka (Salter) terhadap lima posisi Kepala OPD yang kosong,” ujar Benny, Rabu (13/5/2026).
Selain seleksi terbuka, pemerintah daerah juga mempertimbangkan opsi mutasi atau pergeseran pejabat terlebih dahulu sebelum membuka proses seleksi jabatan kosong.
“Atau dilakukan pergeseran atau mutasi terlebih dahulu, kemudian yang kosong baru dilakukan seleksi terbuka,” jelasnya.
Menurut Benny, hingga saat ini BKPSDM masih menunggu petunjuk pimpinan daerah terkait skema yang akan dipilih untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Meski demikian, pihaknya mulai melakukan pemetaan kebutuhan serta menyiapkan berbagai tahapan administrasi pendukung agar proses pengisian jabatan dapat segera berjalan ketika keputusan sudah ditetapkan.
“Pemetaan dan apa-apa yang harus dilakukan sudah mulai kami persiapkan. Saat ini prosesnya masih berjalan sambil menunggu arahan lebih lanjut,” paparnya.
Adapun lima jabatan OPD yang saat ini masih kosong meliputi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Inspektorat, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), serta jabatan Asisten Administrasi Umum.
Kekosongan sejumlah jabatan strategis tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
![]()
Penulis : Wafa
















