SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Perikanan terus menggencarkan penguatan kapasitas kelompok nelayan melalui program penumbuhan, penilaian, dan peningkatan kelas kelompok pelaku utama usaha kelautan dan perikanan.
Upaya ini diarahkan untuk mendorong nelayan menjadi lebih solid, aktif, dan mandiri dalam mengembangkan usaha perikanan tangkap.
Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap, Joni Hariyanto, menegaskan bahwa kebersamaan merupakan fondasi utama dalam membangun kekuatan kelompok nelayan.
Menurutnya, kekompakan menjadi kunci agar program pemberdayaan dapat berjalan optimal.
“Saya berharap ini menjadi awal untuk memulai kebersamaan dalam saling membantu. Yang terpenting jaga kebersamaan, terus aktif. Kami akan terus membantu dalam pembinaan,” ujarnya.
Senada dengan itu, penyuluh perikanan wilayah Kecamatan Gapura, Umar, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan.
Ia menyebut peningkatan produktivitas nelayan harus diiringi dengan penguatan kelembagaan kelompok, bahkan hingga terbentuk koperasi mandiri.
“Kami akan selalu memberikan pembinaan-pembinaan untuk meningkatkan produktivitas. Syukur-syukur nanti anggota bisa bertambah sampai terbentuk koperasi sendiri,” katanya.
Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perikanan.
Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan memperkuat struktur kelembagaan kelompok nelayan agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.
Ketua Kelompok Nelayan Pajjer Lagghu, Ali Riyanto, menyambut positif program tersebut. Ia menilai kehadiran pemerintah memberikan dampak nyata bagi nelayan, bukan sekadar formalitas.
“Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada nelayan. Semoga kebersamaan yang dibangun terus utuh, dan komunikasi yang dirawat bisa meringankan beban bersama,” ungkapnya.
Dengan sinergi antara pemerintah dan nelayan, sektor perikanan tangkap di Kabupaten Sumenep diyakini akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
![]()
Penulis : Wafa
















