BPK RI Didesak Audit Anggaran Pakaian Dinas KSOP Kalianget yang Dianggarkan Berulang Sejak 2022 Hingga 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Anggaran pengadaan pakaian dinas pegawai pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget menjadi sorotan publik setelah diketahui terus dianggarkan hampir setiap tahun dengan nominal yang bervariasi.

Berdasarkan data yang beredar, pada tahun 2022 anggaran untuk pakaian dinas pegawai tercatat sebesar Rp27.000.000. Kemudian pada tahun 2023 kembali dianggarkan sebesar Rp28.500.000.

Selanjutnya pada tahun 2024, anggaran untuk kebutuhan yang sama kembali muncul dengan nilai Rp 28.968.000. Sementara pada tahun 2026, anggaran pakaian dinas pegawai mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai Rp70.935.000.

Munculnya anggaran serupa secara berulang setiap tahun dengan spesifikasi pekerjaan yang sama memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, pengadaan pakaian dinas tersebut dinilai menghabiskan anggaran yang tidak sedikit.

Sejumlah kalangan mempertanyakan alasan di balik pengadaan pakaian dinas yang terus dilakukan dari tahun ke tahun. Publik menilai, apabila seragam yang digunakan memiliki kualitas yang baik dan sesuai standar instansi pemerintah, seharusnya dapat digunakan dalam jangka waktu yang relatif lama.

“Publik tentu bertanya-tanya. Seragam tersebut sebenarnya terbuat dari bahan seperti apa sehingga harus diperbarui hampir setiap tahun dengan nilai anggaran yang cukup besar,” ujar Syaiful Bahri pemerhati kebijakan publik kepada Media nusainsider.com, Senin 8 Juni 2026.

Menurutnya, penggunaan anggaran negara harus benar-benar mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektivitas. Terlebih, kebutuhan pakaian dinas bukanlah barang yang setiap tahun mengalami kerusakan secara massal.

Baca Juga :  Jelang Grand Final, Finalis Nusantara On The Runway Digembleng Public Speaking oleh Nafia Humaira

Ia mengaku tidak mempersoalkan apabila pengadaan tersebut memang didasarkan pada kebutuhan riil dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun, keterbukaan informasi mengenai jumlah pegawai penerima, spesifikasi pakaian, serta alasan pengadaan rutin perlu disampaikan kepada publik agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi.

“Kecurigaan publik muncul karena anggaran ini terus ada setiap tahun. Oleh karena itu perlu ada penjelasan yang transparan agar masyarakat mengetahui urgensi dari pengadaan tersebut,” katanya.

Sorotan publik semakin menguat setelah anggaran tahun 2026 tercatat mencapai Rp70.935.000 atau meningkat cukup tajam dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yang berada pada kisaran Rp27 juta hingga Rp28 juta.

Baca Juga :  UMKM Lokal Kembali Ketiban Rezeki Berkat FAHAM Bersholawat

Menurutnya, peningkatan nilai anggaran tersebut perlu mendapat perhatian serius dari lembaga pengawas, termasuk aparat auditor negara. Sebab, setiap penggunaan uang negara wajib dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substansial.

Ia menilai, keterbukaan dan pengawasan merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran pemerintah.

Karena itu, syaiful sapaan akrabnya meminta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk turut mencermati penggunaan anggaran pakaian dinas pegawai tersebut.

Baca Juga :  Harga dan Cuaca Tak Stabil, Petani Tembakau Dapat Perhatian Khusus dari Bupati Fauzi

Menurutnya, jangan sampai muncul persepsi negatif di tengah masyarakat akibat minimnya informasi terkait pengadaan yang dilakukan secara berulang.

Ia berharap BPK RI dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap setiap penggunaan anggaran negara, termasuk pada sektor pengadaan pakaian dinas pegawai, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan kerugian keuangan negara.

Selain itu, ia juga berharap pihak KSOP Kelas IV Kalianget dapat memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait dasar kebutuhan, jumlah penerima, serta alasan penganggaran pakaian dinas yang terus dilakukan setiap tahun sehingga polemik dan kecurigaan publik dapat dijawab secara objektif dan transparan.

Namun, Sejak Bulan lalu, Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Azwar Anas memilih bungkam dan diduga membatasi ruang gerak Pers serta melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kepulauan Sumenep Dibidik Bappenas, Energi Surya hingga Hilirisasi Garam Dikaji
Emas Bernilai Ibadah, Central 88 Gold & Jewellery Dedikasikan Keuntungan untuk Yatim-Duafa
Bawa Polresta Sumenep ke Arah Baru, Kombes Pol Ariek Raih Penghargaan
ICONIS ke-10 Jadi Ruang Refleksi Merawat Tradisi Keagamaan Masyarakat Madura
Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:49 WIB

Kepulauan Sumenep Dibidik Bappenas, Energi Surya hingga Hilirisasi Garam Dikaji

Kamis, 10 September 2026 - 14:23 WIB

Emas Bernilai Ibadah, Central 88 Gold & Jewellery Dedikasikan Keuntungan untuk Yatim-Duafa

Kamis, 10 September 2026 - 09:19 WIB

Bawa Polresta Sumenep ke Arah Baru, Kombes Pol Ariek Raih Penghargaan

Kamis, 10 September 2026 - 08:06 WIB

ICONIS ke-10 Jadi Ruang Refleksi Merawat Tradisi Keagamaan Masyarakat Madura

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Berita Terbaru