SUMENEP, nusainsider.com — Proses penentuan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menjadi sorotan publik.
Salah satunya datang dari Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) yang aktif mengawal dinamika politik dan birokrasi di daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, sebelumnya memberikan sinyal terkait kriteria utama calon Sekda yang akan dipilih dalam waktu dekat. Hal itu ia sampaikan dalam wawancara eksklusif dengan kanal Fauzi DiluarTV.
Menurut Bupati Fauzi, jabatan Sekda sangat strategis karena menjadi motor penggerak birokrasi sekaligus koordinator antar-organisasi perangkat daerah (OPD).
Karena itu, calon Sekda dituntut memiliki rekam jejak bersih serta pengalaman mumpuni dalam memimpin OPD sebelumnya.
Meski enggan menyebut nama kandidat, Fauzi menegaskan kriteria utama yang wajib dimiliki calon Sekda adalah loyalitas.
“Tentu harus punya loyalitas,” ujarnya singkat saat ditanya Bangsapedia.com, Selasa (19/8/2025).
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa Sekda ideal bukan hanya berkompeten secara teknis, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan, mendukung kebijakan kepala daerah, serta memastikan tagline “Bismillah Melayani” berjalan nyata di birokrasi.
Sejumlah nama pejabat eselon II disebut berpeluang mengisi kursi Sekda yang kosong usai berakhirnya masa jabatan sebelumnya. Namun keputusan final tetap berada di tangan Bupati setelah melalui mekanisme yang berlaku.
Pernyataan Bupati itu langsung mendapatkan respons dari Aktivis ALARM. Melalui keterangannya kepada nusainsider.com, aktivis ALARM menilai Bupati Achmad Fauzi merupakan sosok yang konsisten terhadap ucapannya.
“Dari pernyataan beliau, kami sudah 80 persen memahami siapa tokoh publik yang dimaksud. Kata kuncinya jelas: punya pengalaman memimpin dan loyalitas,” ungkap Andriyadi, aktivis ALARM, Rabu (20/8/2025).
Ia menilai langkah Bupati Sumenep sudah tepat dan terarah. Namun, pihaknya tetap akan memantau prosesnya hingga keputusan final diumumkan.
“Apapun hasilnya, kami akan terus mengawal. Yang pasti, kriteria yang disampaikan Bupati sangat jelas, dan kami mendukung itu demi konsistensi tagline ‘Bismillah Melayani’,” tambahnya.
Lebih lanjut, ALARM menyebut beberapa tokoh publik yang berpotensi mengisi posisi Sekda, di antaranya:
- Ir. Eri Susanto, M.Si
- Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si
- Mohammad Iksan, S.Pd., MT
Tiga sosok tersebut, menurut ALARM, memiliki loyalitas serta pengalaman memimpin OPD dengan gaya berbeda-beda, namun tetap sejalan dengan semangat melayani masyarakat.
“Ketiganya punya karakter kepemimpinan yang khas, tetapi sama-sama mengusung satu tujuan: Bismillah Melayani,” tutup Andriyadi.
![]()
Penulis : Wafa

















