Daftarkan 144 Aset Inovasi, Brida Sumenep Siap Kembangkan Ekosistem Riset dan Teknologi Daerah

Rabu, 12 Februari 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ir, Benny Irawan, ST., MT Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sumenep. (Ist.nusainsider.com)

Foto. Ir, Benny Irawan, ST., MT Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sumenep. (Ist.nusainsider.com)

SUMENEP, nusainsider.com Sebanyak 144 aset inovasi telah didaftarkan ke Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Sumenep per 12 Februari 2025.

Inovasi tersebut berasal dari berbagai pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan masyarakat.

Kepala Brida Sumenep, Benny Irawan, menjelaskan bahwa mayoritas aset inovasi yang didaftarkan berasal dari OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

“Sebagian besar inovasi yang didaftarkan berfokus pada tata kelola pemerintahan daerah, pelayanan publik, dan kewenangan lainnya,” ungkap Benny kepada Media nusainsider.com pada Rabu (12/2).

Inovasi yang didaftarkan mencakup berbagai jenis, baik digital maupun non-digital, yang melibatkan OPD, BUMD, serta masyarakat. Beberapa contoh inovasi digital yang terdaftar antara lain aplikasi SIMPEL, LAYAK MANIS, SILAHKAN, dan Call Center 112.

Baca Juga :  Inspiratif! Kades Sapeken Bagikan 1.000 Mukenah, 500 Sarung, 500 Sak Beras dan Paket Umroh

Sementara itu, contoh inovasi non-digital termasuk SiKaPal, Ngopeni, Semanis Bestie, dan Kultura, yang semuanya milik OPD.

“Inovasi dari BUMD, seperti aplikasi Berani Simpel dari BPRS Bhakti Sumekar, juga telah terdaftar. Selain itu, ada pula inovasi dari masyarakat, seperti e-commerce yang dikembangkan oleh mahasiswa Uniba Madura dan sistem pendingin underwater turbin di Gili Labak yang diajukan oleh SMA 1 Sumenep,” jelas Benny.

Benny menambahkan bahwa pihaknya berencana untuk melakukan monitoring terhadap seluruh aset inovasi tersebut untuk memastikan pembinaan dan pengembangannya.

“Beberapa inovasi yang terdaftar masih dalam tahap inisiasi, sementara lainnya sudah dalam tahap implementasi. Oleh karena itu, kami akan melakukan monitoring untuk memastikan bahwa semua inovasi ini memenuhi standar dan bisa masuk dalam kategori inovasi daerah,” tuturnya.

Brida Sumenep berharap ekosistem inovasi dan riset di daerah ini terus berkembang.

“Kami berkomitmen untuk merawat ekosistem inovasi, agar mereka yang sudah berinovasi bisa terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah,” tambah Benny.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Hadirkan Solusi Belanja Hemat, Istana Perabot Serba 2000 Dibuka di Ambunten
Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan
Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:20 WIB

Hadirkan Solusi Belanja Hemat, Istana Perabot Serba 2000 Dibuka di Ambunten

Minggu, 19 April 2026 - 17:26 WIB

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan

Minggu, 19 April 2026 - 14:11 WIB

Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Nasional

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:36 WIB