SUMENEP, nusainsider.com — Pesona budaya Kabupaten Sumenep kembali mencuri perhatian dunia internasional.
Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya, Glen Askew, mengaku terpukau dengan kekayaan budaya keris saat melakukan kunjungan ke Desa Wisata Keris Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Kamis (22/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Konjen Australia bersama rombongan disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep dan para empu keris setempat.
Mereka menyaksikan secara langsung proses pembuatan keris khas Sumenep yang masih dilakukan secara tradisional, mulai dari proses pemilihan dan pemukulan baja, pembentukan bilah, hingga tahap ukiran yang sarat dengan nilai filosofis dan spiritual.
Tak hanya menyaksikan, Glen Askew juga tampak antusias saat mencoba beberapa tahapan dalam proses pembuatan keris.
Aktivitas tersebut menunjukkan ketertarikan mendalam Konjen Australia terhadap warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para empu di Desa Aeng Tongtong.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengatakan bahwa kunjungan Konjen Australia menjadi bukti bahwa budaya lokal Sumenep memiliki daya tarik kuat di mata dunia internasional.
“Budaya keris bukan sekadar warisan leluhur, tetapi juga identitas dan kebanggaan masyarakat Sumenep. Kami sangat mengapresiasi ketertarikan Konjen Australia terhadap budaya lokal kami,” ujar KH. Imam Hasyim.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi terjalinnya kerja sama di bidang kebudayaan dan pariwisata antara Kabupaten Sumenep dan pihak internasional, khususnya Australia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, menegaskan bahwa Desa Wisata Keris Aeng Tongtong merupakan salah satu ikon budaya unggulan Sumenep yang terus dipromosikan hingga ke tingkat nasional dan internasional.
“Desa Aeng Tongtong adalah pusat keris yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Kunjungan Konjen Australia ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Sumenep ke kancah global,” ungkap Faruk Hanafi.
Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan, Wakil Bupati Sumenep bersama Kepala Disbudporapar menyerahkan sebuah keris khas Sumenep kepada Konjen Australia.
Pemberian tersebut menjadi simbol persahabatan sekaligus upaya nyata dalam melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Sumenep ke dunia internasional.
Konjen Australia pun mengaku sangat terkesan dengan kekayaan budaya di ujung timur Pulau Madura tersebut dan berharap dapat kembali berkunjung untuk mengenal lebih dalam tradisi serta kearifan lokal masyarakat Sumenep.
![]()
Penulis : Wafa

















