Pertama kali di Madura, Ajang Pop Talent 2025 Akan di Gelar di Sumenep. Yuk Pantau Tanggal Pelaksanaannya

Jumat, 24 Januari 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Bupati Achmad Fauzi kembali Berikan ruang kepada Para generasi muda untuk berani menggali talenta yang dimiliki. Salahsatunya, melalui musik yang dapat menjadi wadah bagi remaja untuk mengekspresikan diri dengan dicover dalam kegiatan ‘Madura Pop Talent 2025’.

‘Madura Pop Talent 2025′ tersebut akan menjadi ajang Antar Siswa SMP/MTS/SLTA/MA yang akan Membawakan Lagu Wajib ‘Orang Biasa’ cipta Achmad Fauzi bertempat di Aula Jagha Tembha Hall Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) pada 16 Februari 2025 Mendatang.

Achmad Fauzi kepada media nusainsider.com menyampaikan bahwa Generasi muda memang perlu diberi ruang untuk berkreasi dan berkembang sesuai dengan kemampuannya.

Dirinya akan selalu mendukung kegiatan positif yang dilakukan remaja, karena masa depan bangsa ada di tangan penerus bangsa yang berkarakter.

Baca Juga :  Audiensi Bersama Bappenas, Bappeda Sumenep Paparkan Pendekatan Blue Economy Wilayah Kepulauan

“Mulai sekarang, generasi muda harus berani berkarya, asahlah skill dan kreativitas. Pemerintah juga sudah memberikan pelatihan-pelatihan, keterampilan dan tentu mendukung kegiatan seperti ini, tinggal niat dari diri sendiri untuk mengembangkannya,” Kata Bupati Sumenep kepada media nusainsider.com, Jumat 24 Januari 2024.

Menurutnya, Kabupaten paling ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki banyak talenta yang bagus, hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa aktor dan aktris serta penyanyi asal sumenep di Indonesia.

Ferrasta Soebardi atau lebih dikenal dengan nama Pepeng, lahir di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada tanggal 23 September 1954, dan meninggal di Depok, 6 Mei 2015 pada umur (60), ia adalah seorang artis dan pelawak Indonesia yang cukup terkenal di eranya, dan kariernya bermula di masa kuliah.

Jhony Iskandar adalah penyanyi asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang lahir pada 20 Oktober 1960. Jhony penyanyi dari aliran musik dangdut. Namanya populer pada tahun 1980-an sampai 1990-an, baik sebagai penyanyi tunggal (solo) maupun sebagai vokalis utama grup musik dangdut jenaka, OM PMR. Sebagai penyanyi solo berjudul “Bukan Pengemis Cinta”.

Foto. Flyer Madura Pop Talent 2025 di Sumenep.

Yus Yunus adalah penyanyi dangdut Indonesia yang terkenal, dan lahir 19 September 1962 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Lagu yang populer dinyanyikannya seperti Pencemaran Cinta, Arjun, Luka Yang Kubawa, Senyummu Adalah Tangisku, Rampak Dangdut, dan juga pernah menerima Nominasi: AMI Award untuk Artis Solo Pria Dangdut.

Imam S Arifin adalah penyanyi asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang memiliki nama asli Imam Sunaryo Arifin yang lahir pada tahun 1960. Terkenal sejak menciptakan single “Menari di Atas Luka”.

Baca Juga :  Temu Ramah DKPP, Bupati Sumenep Paparkan PDRB Digitalisasi dan Ketahanan Pangan Pertanian

Irwan Krisdiyanto atau lebih dikenal dengan nama Irwan Sumenep lahir di Kabupaten Sumenep, 17 November 1993 adalah seorang penyanyi dangdut yang poler dari ajang talent D Academy 2 yang ditayangkan Indosiar. Ia dikukuhkan sebagai Juara ke 3.

Randy Martin Pitono Putra pasangan Ike Setiawan dan Stepanus Pitono, keduanya asli Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur merupakan artis yang cukup terkenal pada saat ini dan cukup di gandrungi oleh pemudi. Beberapa iklan yang dibintanginya masih wara-wiri di TV, di antaranya: Aqua, Minyak Kayu Putih Konicare, Gery Bismart, Pop Mie, Pepsodent, Bank Niaga, Dettol, Biscuit Dueto.

Orang nomor wahid di kabupaten Sumenep itu berharap, ajang tersebut dapat menjadi suatu wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan menunjukkan kemampuannya di bidang musik. Dirinya yakin, Melalui kegiatan tersebut bisa memunculkan penyanyi istimewa dari Kabupaten Sumenep.

Sebenarnya tujuan kami simpel, ingin menjadi wadah teman-teman yang ingin menggali dan mengasah talenta di dunia musik Sehingga pada keberlanjutan Usianya bisa ikut mengharumkan kabupaten Sumenep di kancah Nasional bahkan Internasional pada saatnya, “Harapnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid
Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas
Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif
Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward
Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan
“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Jumat, 24 April 2026 - 06:53 WIB

Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif

Kamis, 23 April 2026 - 14:21 WIB

Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward

Kamis, 23 April 2026 - 13:51 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Berita Terbaru