Dari Desa ke Panggung Nasional, H. Supriyadi Raih SMSI Award 2025

Rabu, 28 Mei 2025 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Diskominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.Ip saat menyerahkan penghargaan SMSI Award 2025 kepada Owner PR Mahaputera Nusantara H Supriyadi di pendopo Agung Keraton Sumenep.

Foto. Kepala Diskominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.Ip saat menyerahkan penghargaan SMSI Award 2025 kepada Owner PR Mahaputera Nusantara H Supriyadi di pendopo Agung Keraton Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Malam Anugerah SMSI Award 2025 menjadi momen bersejarah bagi H. Supriyadi, pemilik dan Direktur PT Mahaputra Nusantara.

Ia dianugerahi penghargaan sebagai Pelopor Rokok Kretek Lokal Berdaya Saing Nasional oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumenep.

Acara penghargaan yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep itu dihadiri oleh Forkopimda se-Madura, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sumenep. Suasana penuh apresiasi mewarnai seremoni tersebut.

Penghargaan ini menegaskan kiprah H. Supriyadi sebagai pelaku industri kreatif asal desa dengan visi nasional. Berawal dari usaha rumahan di Desa Lenteng Barat, Kabupaten Sumenep, ia sukses mengembangkan perusahaannya menjadi produsen rokok kretek yang dikenal secara nasional melalui merek “Makayasa“.

Baca Juga :  Situasi Politik di Sumenep Menakutkan, Rumah Penasihat Brigib di Bakar Orang tak Dikenal

Produk Makayasa kini telah merambah pasar di wilayah Nusa Tenggara dan Kalimantan, bahkan mulai dilirik oleh pasar internasional. Tak hanya fokus pada produksi, PT Mahaputra Nusantara juga turut membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Saat ini, ratusan pelinting rokok lokal diberdayakan secara berkelanjutan.

Transformasi perusahaan juga terus dilakukan. Jika pada 2023 Mahaputra Nusantara masih berstatus sebagai Pabrik Rokok (PR), kini perusahaan tersebut telah berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem manajemen yang lebih profesional.

Baca Juga :  Kuatkan Karakter Pemuda dan Masyarakat, Bakesbangpol Sumenep Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan

Kunci keberhasilan H. Supriyadi terletak pada inovasi. Ia menghadirkan cita rasa khas rokok Madura yang mampu bersaing dengan merek-merek besar skala nasional.

Inovasi tersebut juga mengantarkan produk Makayasa meraih penghargaan pada ajang CNN Indonesia Awards 2024, dalam kategori Private Sector, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas produk dan strategi pemasarannya.

“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya, tapi untuk seluruh masyarakat yang telah mendukung perjalanan Mahaputra Nusantara dari nol hingga seperti sekarang,” ujar H. Supriyadi dalam keterangannya usai menerima penghargaan di Pendopo Agung keraton Sumenep, Rabu 28 Mei 2025.

Ia menyatakan komitmennya untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jaringan distribusi agar produk lokal tetap eksis dan mampu bersaing.

Baca Juga :  Infrastruktur Jalan Alternatif Mandala-Pakondang Diperbaiki, Pemkab Sumenep Tingkatkan Konektivitas Wilayah

Menurutnya, penghargaan dari SMSI menjadi peneguh bahwa industri lokal memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang, dengan syarat adanya semangat, inovasi, keberpihakan pada masyarakat, serta kolaborasi dengan media dalam membangun jaringan distribusi yang luas.

“Kami ingin Mahaputra Nusantara menjadi lebih dari sekadar perusahaan rokok. Kami ingin menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal yang berakar pada budaya dan kearifan desa Madura,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan
Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan
Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen
Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?
Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan
Puskesmas Batang-Batang Perkuat Upaya Preventif Lewat Cek Kesehatan Gratis
P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat
Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Berita Terbaru