Dari Laut ke Meja Konsumen: KNMP Desa Dapenda Janjikan Kesejahteraan, Tapi Proyek Disorot

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kunjungan Kementerian KKP ke Lokasi Proyek Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sumenep Madura Jawa Timur.

Foto. Kunjungan Kementerian KKP ke Lokasi Proyek Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sumenep Madura Jawa Timur.

SUMENEP, nusainsider.com Gelombang perubahan mulai terasa di pesisir Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghadirkan program strategis Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kehadiran KNMP di Desa Dapenda ditegaskan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, saat melakukan kunjungan kerja pada Selasa (03/03/2026).

“Program KNMP memberikan manfaat nyata untuk meningkatkan produktivitas bagi para nelayan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

KNMP bukan sekadar pembangunan fisik. Di Desa Dapenda kini telah tersedia berbagai fasilitas modern penunjang aktivitas nelayan, seperti pabrik es portable, kios pemasaran ikan, Balai Nelayan, Kios Kuliner, Kioz Perbekalan, bengkel nelayan, hingga sarana pendukung lainnya.

Infrastruktur ini dirancang untuk menjaga kualitas hasil tangkapan serta meningkatkan nilai jual ikan di pasaran.

“Infrastruktur ini juga akan membuat nelayan lebih efisien. Kualitas ikan terjaga, harga jual meningkat, dan ekonomi masyarakat pesisir ikut terdongkrak,” ungkap Sakti Wahyu Trenggono di sela-sela kunjungannya ke Bangunan proyek KNMP desa Dapenda, Selasa 3 Maret 2026.

Desa Dapenda sendiri dihuni 1.893 kepala keluarga, yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Tercatat sebanyak 31 perahu tradisional aktif beroperasi menangkap ikan.

Baca Juga :  Singgung Pernyataan Menteri Ara, GPM dan KLK Desak Kejagung Usut Tuntas Kasus BSPS

Kehadiran KNMP menjadi angin segar dalam mendukung produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru, mulai dari proses tangkap, pengolahan, hingga pemasaran.

Menteri Sakti juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, guna mengevaluasi kemungkinan penambahan titik KNMP di wilayah lain.

“Daerah kepulauan memiliki potensi perikanan tangkap dan budidaya yang melimpah. Infrastruktur yang memadai seperti KNMP menjadi kunci untuk mengoptimalkan sumber daya ini,” jelasnya.

Namun, di balik kunjungan tersebut, muncul kritik tajam dari aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan, Andriyadi.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Apresiasi Inovasi Edukatif BKAD di Madura Culture Festival #3

Ia menyoroti progres pengerjaan proyek KNMP di Desa Dapenda yang dinilai belum sesuai target.

Menurutnya, dalam dokumen kontrak tender, proyek tersebut seharusnya telah rampung 100 persen pada Desember 2025.

Namun hingga memasuki Maret 2026, progres pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Cendana Indah asal Kabupaten Sampang disebut masih berada di angka 84,2 persen, dengan total anggaran lebih dari Rp11 miliar.

“Kementerian KKP jangan menutupi fakta di lapangan. Proyek ini seharusnya sudah selesai 100 persen pada Desember lalu, tapi hingga kini baru 84% persen,” tegas Andriyadi kepada media, Selasa (3/3/2026).

Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan evaluasi terhadap kontraktor pelaksana proyek KNMP tersebut.

Pasalnya, berdasarkan catatannya, di Jawa Timur hanya KNMP di Kabupaten Sumenep yang belum selesai sesuai target waktu.

“Ini menjadi pukulan bagi KKP, Pemkab Sumenep khususnya Dinas Perikanan dan Pemerintah Desa Dapenda. Jangan sampai proyek percontohan seperti KNMP terkesan main-main dan tidak maksimal,” ujarnya.

Andre, sapaan akrabnya, menambahkan pihaknya akan terus mengawal proyek tersebut agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan dan tidak menjadi ladang permainan oknum tertentu.

“Jangan sampai proyek ini putus di tengah jalan dan merugikan uang negara hingga puluhan miliar rupiah, lalu hanya menyisakan bangunan tua yang tidak difungsikan,” imbuhnya.

KNMP di Desa Dapenda kini berdiri sebagai simbol harapan sekaligus tantangan. Di satu sisi, ia menawarkan masa depan cerah bagi nelayan pesisir.

Baca Juga :  Bangun Solidaritas Kader, PMII UPI Sumenep Tutup Tadarus Buku dengan Bukber dan Santunan

Di sisi lain, pengawasan dan komitmen semua pihak menjadi kunci agar program strategis ini benar-benar tuntas dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional
Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:47 WIB

Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB

Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Senin, 20 April 2026 - 04:49 WIB

Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 01:45 WIB

Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan

Berita Terbaru