Diduga Kalah Debat, APK Pasangan FAHAM Kembali Dirusak OTK

Minggu, 10 November 2024 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Usai digelarnya Debat Publik Kedua oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur bertempat di Gedung Pesantren Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Sabtu 9 November 2024.

Tampak di berbagai Lokasi, Banner Pasangan Fauzi – Imam (FAHAM) kembali di rusak oleh Orang tak dikenal (OTK) yang di duga kuat dampak kekalahan Debat tadi Malam, “Katanya dalam Video berdurasi 30 Detik yang diterima media nusainsider.com di Salahsatu Grup, Minggu (10/11).

Dalam video tersebut menyampaikan bahwa sebelum Debat kedua dimulai, Banner Pasangan FAHAM tersebut terpantau masih Utuh. Bahkan Hingga pukul 01.00 Wib Malam hari juga tetap Utuh.

Baca Juga :  Usai Debat, Pasangan FAHAM Disambut Ratusan Pendukungnya di Posko Pemenangan

Namun, pagi hari tadi ketika kebetulan saya lewat lagi, Banner tersebut sudah dalam kondisi Rusak.

“Jadi, kalau kalah Debat itu Biasa. Jangan sampai merusak APK Paslon”, Pungkasnya.

Ditambahkan, Rusaknya APK tersebut diduga merupakan perbuatan Oknum yang tidak Suka Pasangan FAHAM karena memenangkan Debat sejak Pertama hingga Debat Kedua kalinya.

Itu Perbuatan tidak terpuji Mas. Pihaknya berharap seluruh Relawan Pasangan Fauzi – Imam (FAHAM) jangan sampai meniru Hal tersebut.

“Tetap wujudkan Pilkada Damai, relawan FAHAM saya yakin Orang-orangnya lebih Ber-etika dan menghormati Paslon lain sebagaimana yang di Ajarkan Pemimpin yang didukungnya”, Tambahnya.

Pasangan Faham Menang, Masyarakat Sumenep FAHAM Kabbhi. Salam Damai, ” Tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru