DKPP Sumenep Gandeng Bulog Sukseskan Serap Gabah Petani

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Chainur Rasyid, M.Si Kepala Dinas Ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) Sumenep.

Foto. Chainur Rasyid, M.Si Kepala Dinas Ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep menyambut baik pelaksanaan program Serap Gabah (Sergab) yang digulirkan pemerintah pusat melalui Perum Bulog.

Program ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat hilirisasi hasil pertanian di daerah.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa Sergab memberikan kepastian pasar bagi petani, terutama saat musim panen raya ketika harga gabah kerap mengalami fluktuasi.

Dengan keterlibatan langsung Bulog, petani tidak lagi dibebani kekhawatiran terhadap penyerapan hasil panen mereka.

“Bulog nanti akan turun langsung ke lapangan untuk menjemput gabah petani. Jadi petani tidak perlu khawatir soal penyerapan hasil panen,” ujar Chainur Rasyid saat ditemui di kantornya, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, DKPP Sumenep telah melakukan koordinasi intensif dengan Bulog dalam rangka mempersiapkan teknis pelaksanaan program tersebut. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah pemetaan wilayah sentra produksi padi di berbagai kecamatan.

Baca Juga :  BPSB Jawa Timur Jelaskan Perlakuan Benih Yang Baik Dan Berkualitas, Cek Faktanya

Menurutnya, pendataan ini sangat penting agar pelaksanaan Sergab berjalan tepat sasaran dan mampu menjangkau petani di daerah-daerah penghasil padi utama di Kabupaten Sumenep.

Dengan pemetaan yang akurat, proses penyerapan gabah diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog untuk memetakan wilayah sentra produksi padi. Pendataan ini diperlukan agar Sergab benar-benar menyentuh petani yang membutuhkan,” jelasnya.

Selain itu, DKPP juga akan melakukan pendampingan kepada petani dan kelompok tani, khususnya terkait kualitas gabah yang akan diserap oleh Bulog. Pendampingan ini bertujuan agar gabah yang dihasilkan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga proses penyerapan tidak menemui kendala teknis di lapangan.

“Kami akan mendampingi petani, baik dari sisi budidaya maupun kualitas gabah yang diserap, agar program ini berjalan optimal,” tambah Chainur.

Lebih jauh, Chainur menegaskan bahwa keberhasilan program Sergab tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah dan Bulog, tetapi juga membutuhkan peran aktif petani dan kelompok tani.

Baca Juga :  Hadirkan Bantuan Hukum Gratis, LBH AP Muhammadiyah Sumenep Gandeng Pemkab dan Layanan 112

Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar program ini benar-benar memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Sumenep.

“Harapannya, dengan keterlibatan aktif petani dan kelompok tani, program Sergab ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB