DKPP Sumenep Imbau Warga Cermat Memilih Hewan Kurban Meski Kondisinya Mayoritas Sehat

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Chainur Rasyid, M.Si Kepala DKPP Sumenep saat melakukan Pemantauan Hewan Qurban

Foto. Chainur Rasyid, M.Si Kepala DKPP Sumenep saat melakukan Pemantauan Hewan Qurban

SUMENEP, nusainsider.com Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus mengintensifkan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang diperjualbelikan di berbagai wilayah.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan pengawasan dilakukan secara lebih ketat seiring semakin dekatnya pelaksanaan Idul Adha. Petugas diterjunkan untuk memantau kondisi hewan kurban di lapak-lapak penjualan maupun pasar hewan.

“Semakin dekat hari ‘H’ Idul Adha, pemantauan yang kami lakukan semakin intensif, baik ke lapak-lapak penjualan hewan kurban maupun ke pasar-pasar hewan,” kata Chainur Rasyid, Rabu (3/06/2026).

Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan di wilayah daratan, tetapi juga menjangkau daerah kepulauan yang menjadi bagian dari Kabupaten Sumenep. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang diperdagangkan memenuhi syarat kesehatan dan kelayakan.

“Kami punya petugas di Pulau Sepudi dan Pulau Kangean. Mereka juga melakukan monitoring dan pengecekan kesehatan hewan kurban di pulau,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan hingga saat ini, DKPP Sumenep belum menemukan adanya penyakit berbahaya yang menyerang hewan kurban di lapak maupun pasar hewan.

Baca Juga :  Besok! Komunitas Rang-rang Tedung Akan Menggelar Ngonjuk Lajangan Abareng Cak Fauzi di Wilayah Ini

Selain itu, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sumenep juga dinyatakan dalam kondisi terkendali.

Inong sapaan akrabnya menjelaskan bahwa mayoritas hewan kurban yang dijual telah memenuhi persyaratan sebagai hewan yang sehat dan layak untuk disembelih saat Idul Adha.

“Sebagian besar hewan kurban yang dijual ini memenuhi syarat, yakni sehat dan layak untuk disembelih. Tetapi masyarakat tetap harus hati-hati dan memperhatikan betul, apakah yang akan dibeli itu sudah memenuhi syarat untuk hewan kurban atau belum,” terangnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban dari penjual terpercaya serta memperhatikan kondisi fisik hewan, seperti usia, kesehatan, dan kelengkapan syarat syariat sebelum melakukan transaksi.

Baca Juga :  Buntut Intimidasi Arisan GET di Sumenep, Pelapor Mengaku Diperas 120 Juta Hingga Lapor Polisi

Melalui pengawasan yang terus dilakukan hingga menjelang hari raya, DKPP Sumenep berharap masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan aman, nyaman, dan sesuai ketentuan kesehatan hewan yang berlaku.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?
Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan
Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:11 WIB

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:43 WIB

Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Berita Terbaru