Kasus Rokok Ilegal Pamekasan Naik Level, PR HJS Terseret Radar KPK

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Gedung KPK RI dengan Produk Rokok PR HJS Mdr

Foto. Gedung KPK RI dengan Produk Rokok PR HJS Mdr

PAMEKASAN, nusainsider.com Perusahaan rokok (PR) HJS Subur Jaya yang berlokasi di Desa Tentenan Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dikabarkan masuk dalam radar pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemanggilan tersebut tertuang dalam surat bernomor R-127/PK.01.09/03/2026. Dalam dokumen itu, nama PR HJS Subur Jaya turut terseret dalam proses pendalaman yang dilakukan lembaga antirasuah.

PR HJS Subur Jaya diduga dimiliki oleh seorang pengusaha berinisial Haji AJ. Selama ini, perusahaan tersebut disebut-sebut secara terbuka memproduksi dan mengedarkan rokok dengan dugaan praktik manipulasi pita cukai.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Tempat Belanja: Warung Madura, Simbol Ekonomi Rakyat yang Terpinggirkan

Modus yang ditengarai dilakukan yakni dengan menggunakan pita cukai jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) isi 12 batang, sementara produk rokok yang diedarkan merupakan Sigaret Kretek Mesin (SKM) isi 20 batang. Praktik ini diduga bertujuan untuk menekan biaya cukai yang seharusnya lebih tinggi.

Tak hanya itu, PR HJS juga dikabarkan memproduksi dan mengedarkan rokok tanpa pita cukai atau ilegal dengan sejumlah merek, seperti Just Full, Just Mild, HJS Putih, dan HJS Biru.

Baca Juga :  Paparkan Prestasi Cak Fauzi, Kiai Abd Hamid Ali Munir FAHAMKAN Masyarakat Duko

Meski dugaan tersebut telah lama beredar luas, berdasarkan catatan nusainsider.com, perusahaan tersebut belum tersentuh tindakan tegas.

Bahkan pada Mei 2025 lalu, PR HJS Subur Jaya justru terlihat menjadi sponsor dalam kegiatan Fun Football Kapolres Pamekasan Cup 2025.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait konsistensi penegakan hukum terhadap industri rokok ilegal di wilayah Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga :  Pers Dinilai Berperan Ciptakan Iklim Ekonomi Kondusif, Ini Harapan Direktur BPRS Sumenep

Kini, dengan masuknya nama PR HJS dalam radar pemanggilan KPK pada tahun 2026, publik kembali menaruh perhatian terhadap langkah lembaga antirasuah tersebut.

Banyak pihak menilai, proses ini akan menjadi ujian serius bagi KPK dalam menindak dugaan pelanggaran yang selama ini dinilai berlangsung secara terbuka.

Apakah PR HJS Subur Jaya akan benar-benar diproses hukum atau kembali lolos dari jerat hukum, masih menjadi pertanyaan yang dinantikan jawabannya oleh publik.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB