Dua Kali di Demo Aktivis PMII Sumenep, Bupati Enggan Mengomentari. Ada Apa?

Kamis, 20 Juli 2023 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Abdul Mahmud, Ketua Cabang PMII Sumenep

Foto. Abdul Mahmud, Ketua Cabang PMII Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep akhir-akhir ini getol menyoroti kinerja Bupati Dan wakil bupati sumenep yang dinilai gagal Membawa Dampak Signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, pembangunan serta kesejahteraan Umum Masyarakat Sumenep, Kamis 20 Juli 2023 malam.

Pasalnya, dari Bantuan Sosial tidak tepat sasaran, dualisme data kemiskinan, lemahnya pengawasan bantuan di sektor pertanian hingga anjloknya harga hasil pertanian menjadi poin penting PMII sumenep guna diketahui kejelasannya.

Baca Juga :  Lagi, Tes Jago Tahap III Dilaksanakan di Ranting Pragaan

Abdul mahmud saat dikonfirmasi media ini memaparkan bahwa Bantuan Sosial tidak tepat sasaran yang disebutkan itu karena adanya temuan di tengah-tengah masyarakat.

Hal tersebut akan menjadi atensi Gerakan PMII Sumenep kedepan agar Bantuan sosial apapun betul-betul tersampaikan kepada masyarakat miskin, “kata ketua cabang PMII Sumenep saat dihubungi media ini, Kamis 20 Juli 2023.

Pencitraan Bupati diberbagai media terkait penurunan Stunting, Program UHC dan kepuasan masyarakat atas kinerja bupati sumenep hanya lelucon yang dikonsep sedemikian rupa ke berbagai Instansi pemerintah.

Baca Juga :  Tanamkan Disiplin, Anggota Pos Selopuro Latih PBB Kepada Siswa Siswi Baru SMP Negeri 1 Selopuro

Misalnya, data kemiskinan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten sumenep, itu bagian dari cara Bupati Sumenep mengelabuhi masyarakat dan aktivis.

“BPS kabupaten Sumenep dinilai bekerja dibawah ketiak Bupati sumenep dan tidak independen sebagai Badan yang dibentuk Negara Republik Indonesia dengan memanipulasi data,”Paparnya.

Lebihlanjut, ia menilai 5 (Lima) program Unggulan Bupati Dan Wakil bupati sumenep diantaranya, Program Universal Health Coverge (UHC), Bursa Kerja 3 kali dalam setahun, Wirausaha Santri, Beasiswa dan Bansos tidak berdampak signifikan terhadap kemiskinan.

Baca Juga :  Bertepatan Dengan Malam 1 Muharrom, Pemdes Dapenda Launching Logo Desa. Berikut Filosofinya

Karena dalam pelaksanaannya sering kali tidak tepat sasaran dan tidak terealisasi, “Tegasnya.

Ditambahkan, pihaknya menuding bahwa tingginya angka kemiskinan di Sumenep akibat buruknya kinerja Bupati dan Wakil Bupati. Ia menilai yang dilakukan selama ini hanya kerja-kerja politik untuk meningkatkan popularitas.

Sedangkan program pengentasan kemiskinan justru tidak terealisasi dengan baik.

“Bupati sibuk pencitraan di tik tok, instagram, dan media sosial lainnya. Bupati tidak peduli masyarakatnya masih banyak yang miskin,” Tambahnya.

Sementara itu, pihak media sudah berupaya konfirmasi kepada Bupati Sumenep, tapi hingga berita ini dinaikkan, belum ada respon.

Loading

Berita Terkait

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan
Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:42 WIB

PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Senin, 20 Juli 2026 - 12:57 WIB

Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep

Berita Terbaru