E-Katalog Jadi Solusi, DPRD dan SMSI Sumenep Sepakat Perbaiki Tata Kelola Publikasi

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Audiensi SMS Sumenep Bersama DPRD dan Diskominfo setempat

Foto. Audiensi SMS Sumenep Bersama DPRD dan Diskominfo setempat

SUMENEP, nusainsider.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menerima audiensi dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam rangka mendorong penerapan sistem E-Katalog untuk belanja publikasi media massa.

Audiensi tersebut berlangsung bersama Komisi I DPRD Sumenep dengan menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Sekretariat DPRD (Sekwan), pada Senin, 26 Februari 2026.

Sejak awal rapat dengar pendapat, suasana berlangsung cukup dinamis. Perwakilan SMSI Sumenep memaparkan sejumlah temuan terkait pengelolaan anggaran publikasi media yang dinilai belum transparan, baik di lingkungan Diskominfo maupun DPRD.

Bahkan, salah satu anggota SMSI Sumenep menuding adanya dugaan praktik “beternak media” oleh pihak Diskominfo, yang membuat jalannya audiensi sempat memanas.

“Selama ini kami tidak pernah mengetahui sebenarnya ada berapa media yang sudah menjalin kemitraan dengan Diskominfo dan DPRD. Hal ini kami tanyakan karena tidak pernah ada transparansi,” ujar Samauddin, yang akrab disapa Udien Nyelonong.

Ketegangan semakin meningkat saat Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, memberikan kesempatan kepada pihak Diskominfo dan Sekwan untuk menanggapi berbagai pertanyaan serta dugaan yang disampaikan.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Pastikan BBM Aman, Isu Kenaikan dan Kelangkaan Ternyata Hoaks

Menanggapi hal tersebut, Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya transparan dalam pengelolaan anggaran publikasi media.

“Kami sudah mengundang seluruh asosiasi media di Sumenep untuk sosialisasi. Tahun ini, anggaran publikasi di Diskominfo sebesar Rp2 miliar yang seluruhnya dialokasikan untuk advertorial atau iklan media,” jelasnya.

Namun demikian, Indra tidak merinci jumlah media yang menerima anggaran tersebut. Ia hanya menyebutkan bahwa pembagian anggaran dilakukan secara proporsional sesuai klasifikasi media.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Apresiasi Peran BPRS Bhakti Sumekar dalam Program Pembangunan Berkelanjutan

Sebagai langkah perbaikan, Diskominfo berencana menerapkan sistem E-Katalog untuk belanja publikasi media agar lebih terbuka dan dapat diawasi publik.

“Ke depan, kami akan menggunakan E-Katalog agar semua tercatat dalam sistem, lebih transparan, dan bisa diawasi bersama,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath. Ia menyatakan tidak mempermasalahkan penerapan E-Katalog, selama pengelolaan anggaran dilakukan secara profesional dan akuntabel.

“Tidak masalah jika menggunakan E-Katalog, selama itu menjadi prinsip transparansi dan profesionalitas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, mengungkapkan bahwa anggaran publikasi media di Sekretariat DPRD mencapai Rp1,2 miliar, yang dibagi untuk media cetak dan media online.

Baca Juga :  Reses di Lumajang, Lia Istifhama Soroti Perlindungan Kualitas Gula Kelapa

Berdasarkan penjelasan tersebut, SMSI Sumenep akhirnya menyatakan dukungannya terhadap rencana penerapan sistem E-Katalog demi meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran publikasi pemerintah daerah dan DPRD.

“Kalau memang demikian, kami setuju dan siap mendukung Diskominfo menggunakan E-Katalog untuk belanja publikasi media,” pungkas Udien.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:49 WIB

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:25 WIB

100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terbaru