SKK Migas–KEI Gelar Safram 2026, Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa di Kepulauan Raas Sumenep

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Program Safari Ramadhan (Safram) 2026 Kangean Energy Indonesia di kepulauan Raas kabupaten Sumenep

Foto. Program Safari Ramadhan (Safram) 2026 Kangean Energy Indonesia di kepulauan Raas kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Satuan Kerja Kegiatan Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama Kangean Energy Indonesia (KEI) kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan (Safram) di wilayah operasionalnya yang berada di kepulauan Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan, mulai 3 hingga 8 Maret 2026 tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus berbagi berkah dengan masyarakat pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Program Safram sendiri bukan kegiatan baru. Setiap tahunnya, SKK Migas–KEI secara rutin melaksanakan agenda sosial ini dengan menyasar dua kecamatan kepulauan, yakni Kecamatan Sapeken dan Kecamatan Raas.

Di Kecamatan Sapeken, rangkaian kegiatan dipusatkan di Pulau Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil, serta Pendopo Kecamatan Sapeken.

Dalam kegiatan tersebut, KEI menyerahkan santunan kepada 75 anak yatim dan 300 kaum duafa, serta membagikan 650 paket takjil Ramadan kepada masyarakat di Sapeken dan wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga :  FPR Soroti Dugaan Mafia BBM di Raas: Rakyat Kecil Jadi Korban

Sementara di Kecamatan Raas, kegiatan berlangsung di Desa Tonduk, Guwa-Guwa, serta di Pendopo Kecamatan Raas yang dihadiri para kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, KEI juga membagikan 500 paket takjil Ramadan serta menyerahkan bingkisan kepada 100 anak yatim.

Pelaksanaan kegiatan Safram ini turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya Gerakan Pemuda Ansor di masing-masing kecamatan serta organisasi kemahasiswaan setempat.

Manager PGA KEI, Kampoi Naibaho, menjelaskan bahwa Safram merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat, tidak hanya pada momentum Ramadan.

“Kata sederhananya, kami ingin menikmati nilai baik di bulan Ramadan bersama masyarakat di kecamatan kepulauan Raas dan Sapeken. Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan empati, dan berbagi kebahagiaan,” ujar Kampoi, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan bahwa nilai sosial yang ingin dibangun melalui Safram adalah semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, sehingga kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

“Kami percaya, keberkahan Ramadan tidak hanya terletak pada ibadah personal, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang bisa kita hadirkan untuk sesama. Semoga kegiatan ini menjadi jembatan kebaikan dan mempererat hubungan yang telah terjalin baik selama ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PAC Ansor Raas, Darus, mengapresiasi komitmen SKK Migas–KEI yang secara konsisten menghadirkan kegiatan sosial bagi masyarakat kepulauan setiap Ramadan.

Baca Juga :  Halal Bihalal Bersama Media, Makayasa Paparkan Roadmap Besar dan Program Sosial

Menurutnya, Safram bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian perusahaan serta contoh kolaborasi yang baik antara dunia usaha dan elemen kepemudaan.

“Kami melihat Safram bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk kepedulian dan nilai kolaborasi perusahaan terhadap masyarakat kepulauan. Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa dunia usaha dan elemen kepemudaan bisa berjalan bersama dalam menghadirkan manfaat,” ungkapnya.

Darus berharap sinergi antara SKK Migas–KEI dan elemen masyarakat terus terjaga, terutama dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Agar kehadiran kita bersama dapat dirasakan dan diketahui langsung oleh masyarakat Raas. Saya juga berterima kasih atas pelibatan ini sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:49 WIB

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:25 WIB

100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terbaru