Eksistensi Industri Kretek Lokal Menguat, DRT Rilis Produk Baru di Sapudi

Minggu, 12 April 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Stand Rokok DRT Varian Baru di sela-sela kegiatan Kerapan sapi di kepulauan Sapudi Sumenep

Foto. Stand Rokok DRT Varian Baru di sela-sela kegiatan Kerapan sapi di kepulauan Sapudi Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Dalam rangkaian acara budaya tahunan Kerapan Sapi di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, tepatnya di Pulau Sapudi, industri rokok lokal Madura kembali menunjukkan eksistensinya melalui peluncuran produk terbaru.

Perusahaan rokok lokal DRT memperkenalkan dua varian Sigaret Kretek Tangan (SKT), yakni DRT Exclusive dan DRT Apel, sebagai bagian dari upaya pengembangan produk kretek berbasis kearifan lokal.

Peluncuran tersebut berlangsung di arena Kerapan Sapi Poday dan menyita perhatian para pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.

Baca Juga :  Polemik Sekda Sumenep, Aktivis Desak Figur Calon Penuhi Regulasi

DRT Exclusive diperkenalkan sebagai varian dengan karakter tembakau kretek klasik yang kuat, menyasar penikmat kretek tradisional.

Sementara itu, DRT Apel hadir dengan inovasi aroma buah apel yang memberikan sensasi berbeda dibandingkan produk sejenis di kelasnya.

Kedua produk tersebut dipasarkan dengan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat lokal, yakni sekitar Rp10.000 per bungkus dengan isi 12 batang.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Tingkatkan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Lewat E-LAKSI

Strategi harga ini dinilai sebagai langkah untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, khususnya di wilayah Madura dan sekitarnya.

Pihak pengembang menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari dinamika industri kretek lokal yang terus berkembang. Inovasi produk dinilai menjadi kunci untuk menjaga daya saing di tengah perubahan selera pasar.

“Peluncuran ini bukan sekadar memperkenalkan produk baru, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam menjaga keberlangsungan industri kretek lokal dengan tetap mengangkat nilai tradisi Madura,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan media ini, kegiatan peluncuran berlangsung meriah dan menyatu dengan semarak budaya Kerapan Sapi yang menjadi daya tarik utama masyarakat.

Baca Juga :  Tak disangka! Pemuda Sumenep Sebut Sosok Asli Achmad Fauzi Wongsojudo, Begini

Kehadiran produk kretek lokal di tengah event budaya tersebut sekaligus mempertegas keterkaitan antara industri tembakau dengan identitas sosial dan budaya masyarakat Madura.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru