Viral Siswa Muntah, Muncul Klarifikasi: Fakta Baru atau Upaya Redam Isu?

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Polemik dugaan makanan tidak layak dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, kian memanas.

Setelah sebelumnya ramai diberitakan terkait dugaan adanya ulat dalam puding buah naga serta dugaan sajian basi, kini muncul upaya klarifikasi yang justru menuai tanda tanya publik.

SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Santri NU Ganding yang berlokasi di Dusun Jatean, Desa Ganding, disebut-sebut mendatangi salah satu lembaga pendidikan untuk meminta pembuatan video klarifikasi.

Langkah ini diduga sebagai upaya memulihkan citra program MBG yang berada di bawah tanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.

Dalam video yang beredar, Ketua Yayasan Arrohman Sumber Padang Gadung Timur, Kecamatan Ganding, Mohammad Zainur Ridha, menyampaikan bantahan atas isu yang berkembang di masyarakat.

“Hari ini kami ingin menyampaikan klarifikasi atas video yang beredar di berbagai platform media sosial bahwa siswa muntah-muntah itu karena mungkin tidak terbiasa dengan masakan telur yang dibuat SPPG, bukan karena basi,” ujarnya dalam cuplikan video yang diterima media nusainsider.com melalui pesan WhatsApp dari Koordinator Wilayah MBG Sumenep, Moh Kholilurrahman.

Namun, di balik klarifikasi tersebut, muncul informasi berbeda dari sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Bintang-Bintang Muda Madura Siap Bersaing di Ajang Madura Pop Talent 2025 

Ia menyebut bahwa pembuatan video klarifikasi didasari rasa simpati terhadap pihak SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Santri NU Ganding.

“Informasinya karena kasihan ke pihak SPPG, makanya dibuatlah video klarifikasi tersebut,” ungkap sumber tersebut kepada Nusainsider.com

Lebih lanjut, sumber itu juga mengungkap bahwa tidak hanya satu lembaga yang dimintai klarifikasi serupa. Bahkan, ada lembaga lain yang menolak untuk memberikan pernyataan.

“Iya, lembaga lain juga diminta klarifikasi, tapi menolak,” imbuhnya.

Situasi ini membuat publik berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, terdapat upaya klarifikasi yang menyebutkan penyebab muntahnya siswa bukan karena makanan basi.

Baca Juga :  Hindari Banjir Dimusim Hujan, PUTR Sumenep Maksimalkan Satgas Pematusan di berbagai Titik

Namun di sisi lain, laporan awal dari masyarakat justru mengarah pada dugaan adanya ulat dalam puding buah naga serta tahu yang dinilai tidak layak konsumsi.

Perbedaan narasi tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: apakah klarifikasi yang dilakukan merupakan bentuk intervensi, atau memang upaya murni untuk mengembalikan kepercayaan terhadap program MBG di Kecamatan Ganding?

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang komprehensif dari pihak SPPG Ganding #03 terkait dugaan tersebut.

Publik pun menanti transparansi dan investigasi menyeluruh agar polemik ini tidak berlarut-larut, dan kepercayaan terhadap program pemerintah dapat kembali pulih.

Satgas MBG harus segera turun tangan, sebab jika hal ini dibiarkan maka akan menjadi bola liar yang mungkin akan kembali diulang.

Jangan biarkan anak bangsa yang seharusnya tumbuh berkembang dengan baik justru menjadi tumbal atas program mulia presiden Republik indonesia yang disulap menjadi buruk oleh oknum.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya
Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani
Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda
Kreativitas Perempuan Sumenep Menggeliat di MCF #4, UMKM Didorong Naik Kelas
Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4
Maulid Nabi di Ar-Rasyid Jadi Sorotan, Shulhan: Cinta Rasul Harus Terlihat dalam Akhlak

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Maulid Nabi di Ar-Rasyid Jadi Sorotan, Shulhan: Cinta Rasul Harus Terlihat dalam Akhlak

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Pesan Tegas Hasyim Djoyohadikusumo untuk SMSI: Jangan Jadi Pers yang Menyesatkan

Berita Terbaru