Event Sumenep kembali Mendapat Kritikan dari Aktivis PMII Sumenep, Disbudporapar Respon Begini

Senin, 22 Juli 2024 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Dinas kebudayaan Pemuda, Olahraga dan Pariwisata kembali di Demo Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba).

Kedatangan Puluhan aktivis tersebut ke Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudporapar) Sumenep menuntut Kepala Dinas untuk mengevaluasi 104 (Seratus empat) kalender event 2024.

“Kalender event tersebut menurut Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan menarik wisatawan lokal, Nasional maupun Internasional. Namun yang terjadi sejak awal bulan 2024 sampai hari ini, Calender of Event yang terjadi di lapangan hanya terkesan sekedar seremonial dan menghamburkan uang belaka,” ucap Ketua Komisariat PMII UNIBA Deky Dwi Kurniawan, Senin (22/07/2024)

Deky mengatakan hal ini bukan hanya sekedar asumsi semata. Terbukti dari banyaknya event yang sudah terealisasi dan yang akan digelar, beberapa event seakan dipaksakan untuk memenuhi keberlangsungan kegiatan event tersebut.

Baca Juga :  Disperkimhub Sumenep Berupaya Tertibkan Parkir Liar depan Pemkab Sumenep, Begini

“Sebutlah layangan putus yang seharusnya digelar oleh OSIS SMA malah diambil alih oleh Disbudporapar. Selain itu, dana yang digelontorkan oleh Disbudporapar untuk event tersebut sangat tidak sebanding dengan target awal Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berjumlah Rp874 Juta,” ucapnya

PMII Uniba menuntut Kepala Disbudporapar untuk mengevaluasi kalender event yang tidak berdampak terhadap urgensi dan ekonomi masyarakat. Kedua, menuntut Kepala Disbudporapar untuk mengevaluasi APBD yang telah tertelan untuk kalender event 2024.

“Atas dasar tersebut di atas, Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Bahaudin Mudahry Madura (UNIBA) hadir sebagai bukti nyata pengabdian pada masyarakat Sumenep,” pungkasnya.

Ditambahkan, Deky sapaan akrabnya menilai kadisbudporapar tidak mampu mengembangkan wisata yang menjadi tempat pagelaran Event sejak dirinya menjabat.

Misalnya, Event ketupatan dan Layangan LED yang digelar di Pantai Lombang kemarin bahkan juga Event yang digelar di Pantai Slopeng dan sebagainya, itu semua tidak memberikan dampak positif bagi pengembangan wisata dan ekonomi masyarakat sekitar.

“Jadi, sudah jelas bahwa Disbudporapar hanya Euforia untuk menghabiskan anggaran mas”, tambahnya.

Baca Juga :  KSOP Tanjung Perak Sukses Pertemukan Humas dan Pers dalam Satu Agenda

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Mohammad Iksan menepis tudingan mahasiswa tersebut dengan menyampaikan bahwa dampak dari 104 event pengaruhnya sudah luar biasa.

Buktinya, di tajamara UMKM sudah berjalan dan masyarakat sangat Antusias mengunjungi event dan festival, “Tepisnya saat menemui massa aksi.

Iksan menambahkan pelaksanaan event 2024 akan terus dilanjut.

“Minggu depan, Mall Pelayanan Publik (MPP) kan juga event mas,” tambahnya saat dikonfirmasi.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura
Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terbaru