Festival Jaran Serek Berlangsug Meriah, Ternyata Ada Nilai Sejarah Ini

- Pewarta

Sabtu, 27 Mei 2023 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kehebohan Festival Jaran Serek Di sumenep

Foto. Kehebohan Festival Jaran Serek Di sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Dalam rangka rangkaian Kalender Event Sumenep 2023, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar festival jaran serek. Ratusan Kuda “menari” dari berbagai kecamatan tersebut sukses menyedot animo masyarakat untuk menontonnya.

Dengan diiringi musik Saronen, ratusan kuda yang telah dihias cantik semenarik mungkin itu tampak melenggak-lenggok sepanjang rute dari Lapangan Giling Pengarangan menuju Labeng misem Keraton Sumenep.

Dibarisan terdepan, tampak Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama pejabat pemerintah daerah menunggangi kuda menambah keseruan festival jaran serek 2023 ini.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Fauzi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kelompok budaya yang telah menunjukkan keinginan kuat untuk melestarikan tradisi Jaran Serek ini.

“Insya Allah Festival Jaran Serek akan terus masuk dalam Calendar of Event Sumenep di tahun-tahun mendatang,” ucap suami Nia Kurnia yang juga politisi dari partai PDI-P.

Terakhir, Bupati Fauzi mengimbau agar masyarakat kabupaten Sumenep untuk terus melestarikan setiap kesenian tradisional yang ada di Sumenep, termasuk Jaran Serek, agar tetap bisa diwariskan kepada generasi mendatang.

“Mari kita lestarikan bersama kesenian tradisional ini agar anak cucu kita bisa juga menikmati hiburan ini,” pungkasnya.

Pantauan di lokasi festival, Beragam pertunjukan seni tradisional ditampilkan dalam event ini mengawali festival jeran serek yang digelar Pemkab Sumenep. Mulai dari Tari Gambu, Tari Topeng, dan atraksi kuda.

Sementara itu, Salah satu Penonton, Imroatus sholehah yang datang menyaksikan festival jaran Serek mengaku senang karena selama ini hanya dilihat di acara di kampung, tetapi sekarang bisa dilihat siapa saja.

“Saya seneng bisa datang menyaksikan penampilan jaran Serek yang selama ini hanya bisa ditonton ketika ada acara mantenan di Desa,” kata Iim kepada nusainsider.com

Selain itu, kata Iim, ini merupakan bagian upaya untuk melestarikan kebudayaan dan mengenalkan sejarah sebab, kuda terbang merupakan lambang dari Sumenep.

“Yang jelas festival ini mempunyai nilai sejarah erat kaitannya dengan sejarah kabupaten Sumenep seperti saat Joko tole dengan mengunakan Kuda Mega Remmeng saat melawan dengan Dempo Abang,” jelasnya.

Kuda terbang dipercaya sebagai kendaraan Jokotole, salah satu penguasa Sumenep yang diyakini memerintah pada abad 14.

Baca Juga :  Situasi Politik di Sumenep Menakutkan, Rumah Penasihat Brigib di Bakar Orang tak Dikenal

Informasi tertulis mengenai ini banyak tertuang dalam buku Babad Songennep karya Werdisastra (1914).

Kuda ini disebut pemberian sang paman, Adirasa, pertapa sakti dari tanah Sepuh Dewe.

Loading

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka
Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya
Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa
di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445H, Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Begini
Ambruknya Mega Proyek PATM, Warga Pasongsongan Dukung Aktivis Desak Polda Jatim
Aktivis ALARM akan Laporkan Para Pemain Mega Proyek PATM Sumenep
BKPSDM Bersama Universitas Veteran Gelar Sosialisasi Kegiatan RPL Program S2

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:37 WIB

SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:42 WIB

Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:38 WIB

Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:17 WIB

di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses

Selasa, 11 Juni 2024 - 14:34 WIB

Ambruknya Mega Proyek PATM, Warga Pasongsongan Dukung Aktivis Desak Polda Jatim

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:45 WIB

Aktivis ALARM akan Laporkan Para Pemain Mega Proyek PATM Sumenep

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:37 WIB

BKPSDM Bersama Universitas Veteran Gelar Sosialisasi Kegiatan RPL Program S2

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:05 WIB

Pengawasan Anak Putus Sekolah di Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara

Berita Terbaru