Habiskan Anggaran Rp400 Juta Dari APBD, Atap Ruang Belajar SDN III Pamolokan Rusak saat Proses Rehab

Kamis, 16 Januari 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Siswa SDN III Pamolokan, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep harus bersabar. Sebab, atap ruang belajar dibiarkan bolong. Padahal, sekolah tersebut sudah menghabiskan dana Rp400 juta

Guru senior SDN III Pamolokan Harto menyebut atap ruang belajar sekolah masih belum ada lantaran anggaran habis. Akibatnya, rehabilitasi tersebut tidak selesai.

“Sesuai konfirmasi kami kepada Dinas Pendidikan (Disdik) tidak selesainya (atap ruang belajar, Red) diakibatkan habisnya anggaran,” ujarnya guru yang telah lama di SDN pamolokan III.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Ardiansyah Ali Shochibi mengatakan atap di dalam sekolah tersebut rusak saat rehabilitasi berlangsung.

Baca Juga :  Warga Cianjur Jawa Barat Ditangkap Polres Sumenep Akibat Curas

“Sedangkan khusus pada atap, tidak ada (Anggaran, Red). Karena anggaran Rp400 juta sebenarnya itu hanya untuk dua ruang, sehingga dinas merehab secara keseluruhan tiga ruangan tersebut,” ujarnya.

Ardi menambahkan, untuk memperbaiki yang kurang tersebut bisa dilakukan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sebab, dana rehabilitasi memang sudah sesuai dengan pembangunan yang dianggarkan dua ruang tersebut.

“Juga persoalan anggaran sampai pada penyelesaian rehabilitasi sekolah SDN III Pamolokan sepenuhnya diurus pihak dinas,” ujarnya.

Ardi menjelaskan, sampai sekarang atap ruang belajar didalam sekolah SDN III Pamolokan tidak bisa diselesaikan karena anggaran rehabilitasi sudah disalurkan sebagaimana mestinya.

“Jadi pihak sekolah menerima keputusan tersebut meskipun harus melihat kondisi sekolah belum selesai dan masih belum menerima kunci sekolah SDN III pamolokan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya
Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani
Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda
Kreativitas Perempuan Sumenep Menggeliat di MCF #4, UMKM Didorong Naik Kelas
Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4
Maulid Nabi di Ar-Rasyid Jadi Sorotan, Shulhan: Cinta Rasul Harus Terlihat dalam Akhlak

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Maulid Nabi di Ar-Rasyid Jadi Sorotan, Shulhan: Cinta Rasul Harus Terlihat dalam Akhlak

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Pesan Tegas Hasyim Djoyohadikusumo untuk SMSI: Jangan Jadi Pers yang Menyesatkan

Berita Terbaru