Hari Kedua Lokakarya SKK Migas ; Mengintip Lukisan Antonio Blanco di Bali

Kamis, 16 November 2023 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pimred Media Se-jabanusa didepan pintu masuk Khusus Museum Antonio Blanco Denpasar-Bali pada Acara Lokakarya SKK Migas Periode III

Foto. Pimred Media Se-jabanusa didepan pintu masuk Khusus Museum Antonio Blanco Denpasar-Bali pada Acara Lokakarya SKK Migas Periode III

BALI, nusainsider.com Hari kedua Kegiatan Lokakarya Media Periode III Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan Pimpinan Redaksi (Pemred) Media wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) mengunjungi Museum Antonio Blanco, Kamis, 16/11/2023.

Museum Antonio Blanco atau biasa disebut Museum Blanco Renaissance adalah sebuah museum yang berlokasi di Ubud, provinsi Bali, Indonesia.

Museum ini berdiri dari keinginan Antonio Blanco, seorang pelukis untuk suatu hari nanti memiliki museum yang akhirnya mulai terwujud dan diberi nama The Blanco Renaissance Museum.

Bappeda Sumenep

Sejak usia 5 tahun Antonio Blanco sudah menunjukkan kecintaannya terhadap dunia seni bahasa dan juga sastra. Ia mampu berbicara dalam 5 (Lima) bahasa sekaligus: Indonesia, Prancis, Spanyol, Tagalog, Dan Bahasa Daerah Bali.

Sebagai seorang pelukis ia melukis bentuk lekuk tubuh perempuan. Sembari melakukan pembelajaran mengenai dunia melukis, ia memutuskan untuk menetap di Bali pada tahun 1952.

Baca Juga :  Hari Pangan Sedunia 2023 ; Pemkab Sumenep Terima penghargaan dari Gubernur Jatim

Keinginannya untuk memiliki sebuah museum pun hampir terwujud saat Raja Ubud memberikan Blanco sebuah tanah di Campuan, Ubud yang dipergunakannya sebagai rumah sekaligus studio untuk melukis. Walaupun sudah didirikan pada tahun 1998, pembukaan secara resmi museum dilakukan pada 15 September 2001, bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

VIDEO PEMBERANGKATAN PESERTA SKK MIGAS 2023

Museum Antonio Blanco yang dibangun pada tahun 1998 dan karya lukisnya 300 lebih diletakkan dimuseum miliknya. Terlihat dilokasi Lukisan Tradisi warga bali pada era 1970-an Ketika belanja ke pasar tidak mengenakan baju, baik laki-laki maupun perempuan.

Bahkan juga ada lukisan Adik istrinya (red. Antonio Blanco) yang usia kandungannya 11 bulan terpampang di ruangan khusus, juga anak antonio yang sedang menari disalahsatu pesta dengan kodok dan tiba-tiba kodok tersebut berubah menjadi pangeran, “kata pemandu museum dilokasi Building sejumlah Pemred media.

Di Ruang Herotica, disebuah lemari yang dibuat tahun 1990-an ada lukisan ilustrasi selir raja yang tidak sempat di pakai (red. Disetubuhi) sehingga menjalani hawa nafsunya dengan menggunakan Lilin berukuran kecil, sedang dan besar.

Dilukisan lain juga ada lukisan Antonio blanco yang sedang mendesain anak bersama istrinya, bahkan juga ada lukisan perempuan yang sedang mandi di pantai dan kehilangan sabun mandi yang jatuh ke dasar laut sehingga kebingungan untuk mencari ganti sabun yang hilang dan akhirnya menggunakan sabun yang dimiliki dalam tubuhnya, “jelasnya.

Baca Juga :  Pemred Media Se-Jabanusa Hadiri Lokakarya III SKK Migas : Dukung Tercapainya Ketahanan Energi

Ditambahkan, Lukisan antonio Menggunakan cat minyak dan kebanyakan juga menggunakan air khusus.

Untuk wisatawan yang memasuki area khusus museum untuk tidak mengambil gambar dan video karena ada lukisan Original Antonio Blanco yang sifatnya sensitif dan hanya bisa dilihat oleh wisatawan berumur diatas 17Tahun, “Tambahnya.

Loading

Berita Terkait

Antara Teknologi dan Kasih Sayang, Ning Lia Suarakan Peran Keluarga
Belasan Jabatan Bergeser, Polres Sumenep Lakukan Rotasi Besar-besaran
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Perkuat Transparansi, Bupati Sumenep Resmi Lantik Komisioner Komisi Informasi
PDIP Sumenep Peringati Ultah Megawati dengan Cara Sederhana dan Merakyat
Dari Baja hingga Filosofi, Keris Sumenep Pikat Konsul Jenderal Australia
Pembatasan Pita Cukai Picu PHK, YLBH Madura Soroti Dugaan Praktik Tak Sehat
Angin Kencang Hantam Kepulauan Sapeken, Warga Pagerungan Kecil Mengungsi
banner 325x300

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:39 WIB

Antara Teknologi dan Kasih Sayang, Ning Lia Suarakan Peran Keluarga

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:27 WIB

Belasan Jabatan Bergeser, Polres Sumenep Lakukan Rotasi Besar-besaran

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:35 WIB

Perkuat Transparansi, Bupati Sumenep Resmi Lantik Komisioner Komisi Informasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:30 WIB

PDIP Sumenep Peringati Ultah Megawati dengan Cara Sederhana dan Merakyat

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:32 WIB

Pembatasan Pita Cukai Picu PHK, YLBH Madura Soroti Dugaan Praktik Tak Sehat

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:28 WIB

Angin Kencang Hantam Kepulauan Sapeken, Warga Pagerungan Kecil Mengungsi

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:57 WIB

Polres Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 100 Gram di Dasuk, Seorang Perempuan Diamankan

Berita Terbaru