Hujan Deras Hingga sebabkan Banjir di Madura, BEM Sumenep Sebutkan Alasannya

Sabtu, 16 Maret 2024 - 00:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Abd Halim, Wapresma STKIP PGRI Sumenep

Foto. Abd Halim, Wapresma STKIP PGRI Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Telah terjadi hujan deras di iringi angin kencang pada hari Rabu 13 Maret 2024 di pulau madura hingga menyebabkan banjir di tiga kabupaten. Diantaranya Bangkalan, Sampang dan Sumenep. Selain mengakibatkan longsor, juga kemacetan terjadi di beberapa titik.

Pasalnya, tiga kabupaten yang terjadi bencana banjir pada hari kamis tgl 14 Maret akibat dua hari di guyur hujan lebat. Bahkan Kabupaten Sumenep juga mengalami bencana banjir yang mengakibatkan terjadinya kemacetan pada pengendara motor, mobil dan sebagainya.

Salahsatu aktivis BEM Sumenep Abd Halim, menyatakan, banyak penyebab yang mengakibatkan bencana alam berpotensi terjadi setiap musim hujan, hal itu disebabkan dari banyaknya pertambangan dan bangunan gedung yang tidak sesuai penataan yang baik.

Bappeda Sumenep

Bahkan, perda pasal 113 ayat 2 disebutkan, dimana pemilik lahan yang berdiri diatas zona hijau kini boleh membuat bangunan berupa hunian dan tempat usaha dengan sejumlah syarat yang telah ditetapkan.

“Revisi perda tersebut, yang sudah membolehkan pembangunan di zona hijau,” Kecamnya.

Baca Juga :  Cuaca Buruk dan Bahan Pokok Langka di Kepulauan, FPR Sumenep Minta Perhatian Pemkab

Pria yang akrab di sapa Halim menambahkan, tidak heran jika tambak udang yang kian ada di pesisir pantai bagian pantura, termasuk juga galian C yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sangat masif di Kabupaten Sumenep.

Dampaknya jelas merusak lingkungan, bahkan lahan yang seharusnya dijadikan lahan pertanian disulap menjadi bangunan gedung bertingkat, seperti hotel dan Perumahan di daerah perkotaan.

“Bukannya kami tidak mendukung terhadap pertambangan dan pembangunan yang berkelanjutan, namun hal tersebut harus tepat pada tempat dan sasarannya, dan perda yang membuat peluang bagi para investor untuk terus membuat kerusakan lingkungan”, tegasnya pada media ini Sabtu, 16/3/24.

Maka dari itu, terjadinya bencana banjir di madura ini, pemerintah kabupaten harus segera mencari solusi dan mengambil sikap tegas agar segera menutup pertambangan ilegal.

Misalnya seperti tambak udang, galian C, dan bangunan beton yang juga menjadi penyebab terjadinya banjir, agar bencana banjir tidak terjadi lagi di madura. (*)

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

ProASN Dikebut, Pemkab Sumenep Mantapkan Manajemen Talenta ASN
Soroti Nasib Pedagang Buah, Lia Istifhama Tekankan Kebijakan yang Lebih Berpihak
Sigap dan Humanis, Polwan Sumenep Atur Lalin Saat Ibadah Jumat
Menuju Pemerintahan Akuntabel, Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP 2025
Akun WhatsApp ‘CV Sumber Jaya Barokah’ Lenyap, Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Desak Polda Jatim Usut Pemilik Jasa
Edukasi Lalu Lintas Masuk Kampus, Satlantas Sumenep Perkuat Kesadaran Mahasiswa Uniba
Abaikan Pemanggilan, Travel Umrah di Malang Diduga Pasang Reklame Tanpa Izin
Mahameru Lantas: Satlantas Sumenep Lakukan Rumchek Ketat di Terminal Arya Wiraraja
banner 325x300

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:53 WIB

ProASN Dikebut, Pemkab Sumenep Mantapkan Manajemen Talenta ASN

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:52 WIB

Soroti Nasib Pedagang Buah, Lia Istifhama Tekankan Kebijakan yang Lebih Berpihak

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:55 WIB

Sigap dan Humanis, Polwan Sumenep Atur Lalin Saat Ibadah Jumat

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:30 WIB

Menuju Pemerintahan Akuntabel, Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:55 WIB

Akun WhatsApp ‘CV Sumber Jaya Barokah’ Lenyap, Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Desak Polda Jatim Usut Pemilik Jasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:54 WIB

Abaikan Pemanggilan, Travel Umrah di Malang Diduga Pasang Reklame Tanpa Izin

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:55 WIB

Mahameru Lantas: Satlantas Sumenep Lakukan Rumchek Ketat di Terminal Arya Wiraraja

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:45 WIB

Ning Lia Menginspirasi: Kisah Hidup, Nilai Perjuangan, dan Gagasan Besar untuk Negeri

Berita Terbaru