HUT RI ke-80, Ribuan Siswa Lughis Tunjukkan Cinta Tanah Air Lewat Kirab Budaya

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Momentum Kirab Budaya Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang Sumenep

Foto. Momentum Kirab Budaya Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah, Yayasan Pondok Pesantren Darut Tayyibah, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan menggelar kirab budaya, Sabtu (16/8/2025).

Kirab budaya ini diikuti ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Lughatul Islamiyah, mulai PAUD, TK/RA, MI, SMP Islam (SMPI), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Acara dimulai pukul 07.10 WIB dari Lapangan Bola Desa Dapenda, lalu berakhir di halaman Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah, Desa Legung Timur.

Dengan rute sepanjang 1,4 kilometer, peserta berjalan rapi sambil membawa bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan penuh semangat.

Baca Juga :  Kebersamaan DRT Sumenep Warnai Penyambutan Haji Syafwan dan Hajjah Vera

Menurut Ahmad Tahir, guru sekaligus koordinator kegiatan menyampaikan bahwa kirab budaya ini bukan sekadar seremoni, melainkan penghormatan terhadap duplikat Bendera Pusaka.

“Kegiatan ini juga wujud semangat Bhinneka Tunggal Ika. Semua unsur budaya bangsa hadir dalam satu barisan demi memperingati kemerdekaan,” jelasnya kepada media ini, Sabtu 16 Agustus 2025.

Ia menambahkan, kirab budaya menjadi sarana efektif menanamkan nilai patriotisme pada generasi muda agar semangat perjuangan para pahlawan tidak luntur di era modern.

“Generasi muda adalah pengisi kemerdekaan. Mereka perlu dibekali jiwa patriotik untuk berkarya positif bagi bangsa,” tegasnya.

Peserta kirab tampak mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Warna-warni kostum menambah semarak suasana, sementara sebagian siswa membawa miniatur senjata tradisional dan perlengkapan budaya daerah sebagai simbol kekayaan nusantara.

Baca Juga :  Warga Murka! Bos Konter HP di Sumenep Diduga “Banderol” Harga Diri Karyawan Rp 1Juta

Masyarakat setempat juga antusias menyaksikan kirab. Warga memenuhi pinggir jalan, mengabadikan momen dengan ponsel, memberi tepuk tangan, dan bersorak menyemangati peserta.

Sepanjang perjalanan, lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya, Bagimu Negeri, dan Hari Merdeka bergema dengan khidmat dan penuh semangat.

“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga setiap tahun, dan anak-anak makin mencintai tanah air,” ungkap Ahmad Tahir.

Kemeriahan masih terasa hingga berita ini dinaikkan di halaman sekolah. Musik perjuangan terus diperdengarkan, sementara berbagai agenda kemerdekaan berlangsung meriah.

Baca Juga :  Bupati Fauzi : Layanan 112 Jadi Andalan Warga Miskin Dapat Pendampingan Hukum, Simak Lengkapnya Disini

Kirab budaya Lughatul Islamiyah menjadi bukti bahwa nilai kebangsaan bisa diwariskan melalui kegiatan kreatif yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat.

Dengan penuh kebanggaan, ribuan siswa Lughis menutup kirab dengan keyakinan bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan diisi dengan karya nyata.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik
CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif
Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas
Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata
Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan
MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak
Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:42 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36 WIB

Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:49 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:53 WIB

MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:32 WIB

Implementasi Arahan Presiden, Bappeda Sumenep Bergerak Ciptakan Kota Bersih dan Sehat

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As, Pengamat Kebijakan Publik asal kota Keris Sumenep, Istimewa for nusainsider.com/Toifur Ali Wafa

Hukum

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:49 WIB