Inovasi Ramah Lingkungan, Petani Sumenep Raih Juara 1 dan 2 Gema Inovasi Tembakau Jatim

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Kepala DKPP Sumenep bersama Petani penerima penghargaan

Foto Bersama Kepala DKPP Sumenep bersama Petani penerima penghargaan

SUMENEP, nusainsider.com — Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, sektor pertanian kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Para petani tembakau dari Sumenep berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang GEMA INOVASI Tembakau Jawa Timur yang digelar di Malang pada 1–3 Desember 2025.

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti nyata bahwa inovasi pertanian di Kabupaten Sumenep terus berkembang dan mampu bersaing dengan daerah lain.

Chainur Rasyid menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras para petani yang berani melakukan terobosan baru dalam budidaya tembakau.

Menurutnya, inovasi yang dilakukan para kelompok tani sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertanian yang ramah lingkungan, efisien, dan menghasilkan kualitas tembakau yang lebih baik.

“Ini adalah wujud komitmen petani Sumenep untuk terus berinovasi. Kami sangat bangga karena mereka mampu menunjukkan bahwa tembakau Madura memiliki daya saing tinggi melalui teknologi budidaya yang tepat,” ujarnya kepada Media nusainsider.com, Rabu 3 Desember 2025

Pada ajang tersebut, dua kelompok tani dari Sumenep berhasil menyabet Juara 1 dan Juara 2 dalam kategori Penerapan Inovasi Teknis Pengembangan Varietas Tembakau Gema Inovasi Provinsi Jawa Timur.

Juara 1: Poktan Al Muawwanah, Desa Guluk-Guluk

Baca Juga :  Gen Z Gugat Integritas Polres Pamekasan dalam Kasus Mobil Bodong DPRD

Kelompok Tani Al Muawwanah dari Gang Asem, Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, meraih peringkat pertama berkat inovasi bertajuk:

“Penggunaan Trichoderma pada Bokashi untuk mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara efisien.”

Dalam praktiknya, petani menerapkan penambahan cairan gula merah yang dikocorkan pada tanaman tembakau untuk memaksimalkan proses fermentasi organik. Cara ini terbukti mampu meningkatkan produksi sekaligus memperbaiki kualitas tembakau.

Baca Juga :  Terkuak! Data Terjadinya Gempa Bumi di Sumenep: Ancaman yang Tak Boleh Diabaikan

Inovasi ini diapresiasi karena mampu mengurangi ketergantungan petani pada bahan kimia serta mendukung pertanian berkelanjutan.

Juara 2: Poktan Al Ikhlas Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan

Sementara itu, Kelompok Tani Al Ikhlas dari Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan, meraih Juara 2 melalui inovasi:

“Pengaplikasian asam amino dari tanaman kelor pada tanaman tembakau untuk meningkatkan produksi dan kualitas.” paparnya.

Pemanfaatan kelor sebagai sumber asam amino dinilai sangat bermanfaat dalam menstimulasi pertumbuhan tanaman serta memperkuat struktur daun tembakau. Inovasi tersebut juga menonjol karena memanfaatkan tanaman lokal yang mudah diperoleh dan bernilai ekonomis rendah.

Baca Juga :  Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan

Inong sapaan akrabnya menegaskan bahwa DKPP Sumenep akan terus mendorong inovasi serupa di berbagai sektor pertanian.

Ia berharap capaian ini memotivasi kelompok tani lain untuk terus berkreasi serta meningkatkan produktivitas tembakau sebagai salah satu komoditas unggulan Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sekolah Gerakan PMII UPI Sumenep Dibuka, Siapkan Agen Perubahan untuk Kampus dan Masyarakat
H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik
CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif
Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas
Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata
Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan
MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Gerakan PMII UPI Sumenep Dibuka, Siapkan Agen Perubahan untuk Kampus dan Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:42 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36 WIB

Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:32 WIB

Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:53 WIB

MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As, Pengamat Kebijakan Publik asal kota Keris Sumenep, Istimewa for nusainsider.com/Toifur Ali Wafa

Hukum

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:49 WIB