Reshuffle Kabinet, Ning Lia Dorong Kolaborasi Lintas Kementerian demi Rakyat

Senin, 8 September 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S. Sos.i., M.E.I

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S. Sos.i., M.E.I

JAKARTA, nusainsider.com Senator Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia, menegaskan bahwa pelantikan maupun perombakan kabinet Presiden Prabowo Subianto merupakan hal lumrah dalam dinamika pemerintahan.

Ia menekankan bahwa reshuffle adalah hak prerogatif presiden.

Menurut Ning Lia, perombakan sejumlah kementerian diharapkan memperkuat soliditas pemerintahan serta mendorong akselerasi kinerja para pembantu presiden dalam mewujudkan visi-misi untuk kesejahteraan rakyat.

“Pergantian kabinet itu wajar. Yang terpenting adalah para menteri bisa membuktikan diri melalui kerja nyata, menghadirkan inovasi, dan menjaga kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Ning Lia, Senin (8/9/2025).

Putri ulama besar KH Masykur Hasyim itu juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas kementerian agar program prioritas dapat berjalan lebih sinergis.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Salurkan 67 Ton Benih Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Daerah

Dengan begitu, hasil kerja kabinet tidak hanya terlihat pada level makro, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga lapisan bawah.

“Harapan saya, para menteri bisa segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja Presiden Prabowo yang mengutamakan kecepatan dan keberpihakan pada rakyat. Karena tujuan akhirnya adalah Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” lanjut anggota DPD RI Komite III tersebut.

Pada kesempatan itu, Ning Lia juga menyampaikan rasa syukur atas dilantiknya KH Irfan Yusuf atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah.

“Alhamdulillah, saya bangga dan bersyukur Gus Irfan dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah. Beliau bukan hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga dikenal sebagai tokoh politik yang memiliki kesungguhan tinggi. Sosok pemimpin yang humanis dan aspiratif. Saya yakin pelayanan haji dan umrah Indonesia akan semakin baik di bawah kepemimpinan beliau,” ujarnya.

Ning Lia kemudian mengenang pertemuan pertamanya dengan Gus Irfan, cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari sekaligus putra KH Yusuf Hasyim.

“Saya pertama bertemu beliau pada 3 Mei 2021, saat kunjungan daerah bersama alumni Tebu Ireng. Waktu itu, saya menyimak langsung penjelasan beliau. Sosok Gus Irfan tidak memposisikan diri sebagai pejabat, melainkan kiai yang memberi motivasi dan nasihat. Saya langsung merasakan betapa baik karakter beliau,” ungkapnya.

Ning Lia menambahkan, salah satu hal yang melekat dalam ingatannya adalah sikap kritis Gus Irfan yang mendorong agar ijazah pesantren diakui sebagai syarat menjadi perangkat desa.

Baca Juga :  Dana Desa Turun Tajam di 2026, Bupati Sumenep Tekankan Penguatan PADes

Baginya, pesantren adalah institusi pendidikan yang melahirkan pemimpin sejati dengan moral yang kuat.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah menteri baru dalam Kabinet Merah Putih. Tercatat ada satu menteri baru serta lima pergantian posisi, termasuk penunjukan wakil menteri.

Berikut daftar pejabat yang dilantik:

  • Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan (menggantikan Sri Mulyani)
  • Ferry Juliantono, Menteri Koperasi (menggantikan Budi Arie)
  • Mukhtaruddin, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (menggantikan Abdul Kadir Karding)
  • Sjafrie Sjamsoeedin, merangkap jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (menggantikan Budi Gunawan)
  • Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah
  • Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik
Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB