Inovatif! DLH Sumenep Manfaatkan Sampah Menjadi Bahan Produktif

Kamis, 2 Februari 2023 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan memanfaatkan sampah menjadi produktif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep menyampaikan, Kabupaten Sumenep setiap harinya menghasilkan sampah lebih dari 30 ton, bahkan di hari hari besar seperti hari libur panjang sampai mencapai lebih dari 40 ton.

Maka, untuk menanggulangi hal tersebut di perlukan perhatian khusus guna, sampah yang ada bisa menjadi bahan yang produktif.

“Untuk menghindari penumpukan sampah, kami akan melakukan perencanaan bagai mana sampah yang ada, bisa di olah menjadi sampah yang bermanfaat,” kata Arif Susanto saat ditemui wartawan media ini, Kamis 2/2/2023.

Menurutnya, sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Kecamatan Batuan untuk sementara di tumpuk dan ditimbun dengan tanah. “Sampai saat ini sampah yang ada di Kabupaten Sumenep ini hanya ada proses Renfil (Sampah di tumpuk dan ditimbun dengan tanah)

“untuk sementara sampah yang di tempatkan di TPA dari Kota Sumenep, Kecamatan Kalianget, Kecamatan Batuan, Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Gapura,” ucap Arif.

Nantinya kata Arif, pihaknya akan membuat inovasi agar sampah bisa benar benar menjadi barang yang multi guna. “Nantinya sampah bisa di jual dan bisa di olah untuk dijadikan sampah yang bermanfaat,” ujarnya.

“Sampah yang di jual seperti plastik, dan sampah residu akan di olah menjadi sampah yang bermanfaat,” jelasnya.

Dengan begitu kata mantan Camat Rubaru ini, sampah yang ada di kabupaten Sumenep, setiap harinya akan habis.

“Kami akan membuat rumah Maggot, untuk pengolahan sampah organik seperti sisa sayur dan sisa buah buahan, sebagai bahan makanan Maggot ,” terangnya.

Nantinya apabila sampah organik ada kelebihan nya untuk komposter, dan selama ini komposter itu di distribusikan ke sekolah sekolah dan OPD yang membutuhkan kompos, sehingga tidak ada lagi penumpukan sampah,” pungkasnya

Loading

Baca Juga :  Lesbumi PCNU Sumenep akan Selenggarakan Festival Sapparan Budaya, Berikut Jadwalnya

Berita Terkait

Cuaca Bersahabat, Luas Tanam Tembakau Sumenep 2026 Diprediksi Kembali Meningkat
Rutan Sumenep Tingkatkan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Lewat E-LAKSI
Satresnarkoba Polres Sumenep Sebut Fakta Penyidikan Kasus Narkoba “M” Mengarah ke Pasal 127, Bukan Pasal 114
Haru Pelepasan SD Taquma Surabaya, Ning Lia Beri Pesan Inspiratif untuk Generasi Emas
BPK RI Didesak Audit Anggaran Pakaian Dinas KSOP Kalianget yang Dianggarkan Berulang Sejak 2022 Hingga 2026
Terkuak! Dugaan Setoran Warnai Pelepasan Pengguna Narkoba M di Batuputih
Momentum Hari Laut Sedunia, PKDI Sumenep Kampanyekan Pelestarian Laut dan Pesisir
Talk Show Pendidikan STITA Aqidah Usymuni Kupas Kurikulum Terbaru, Mahasiswa Diajak Kritis dan Adaptif

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:45 WIB

Cuaca Bersahabat, Luas Tanam Tembakau Sumenep 2026 Diprediksi Kembali Meningkat

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:25 WIB

Rutan Sumenep Tingkatkan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Lewat E-LAKSI

Senin, 8 Juni 2026 - 21:24 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Sebut Fakta Penyidikan Kasus Narkoba “M” Mengarah ke Pasal 127, Bukan Pasal 114

Senin, 8 Juni 2026 - 20:42 WIB

Haru Pelepasan SD Taquma Surabaya, Ning Lia Beri Pesan Inspiratif untuk Generasi Emas

Senin, 8 Juni 2026 - 18:10 WIB

BPK RI Didesak Audit Anggaran Pakaian Dinas KSOP Kalianget yang Dianggarkan Berulang Sejak 2022 Hingga 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 06:44 WIB

Momentum Hari Laut Sedunia, PKDI Sumenep Kampanyekan Pelestarian Laut dan Pesisir

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:21 WIB

Talk Show Pendidikan STITA Aqidah Usymuni Kupas Kurikulum Terbaru, Mahasiswa Diajak Kritis dan Adaptif

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Berita Terbaru