Usai Investasi Ratusan Triliun, Kini Investor Singapura Juga Tertarik Investasi di Sumenep

Senin, 20 Januari 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Dunia investasi perikanan di kabupaten Sumenep mulai Tumbuh berkembang secara perlahan sejak awal Tahun 2025.

Pasalnya, saat ini, kabupaten Sumenep kembali kedatangan Investor asal Singapura, Mr. Philip Gu, yang juga merupakan Founder dan CEO Stemcell United Limited Seaweed Island Singapore, berencana menanamkan investasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, khususnya di sektor perikanan senilai Rp16 triliun.

Rencana tersebut ditunjukkan melalui kunjungannya ke Sumenep dan pertemuannya dengan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo pada Senin (20/1/2025).

Philip Gu menjelaskan, investasi yang akan ditanamkan meliputi budidaya lobster, teripang, kerapu, dan rumput laut. Menurutnya, Sumenep memiliki potensi besar di sektor itu berkat kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Hal ini menjadi daya tarik utama baginya untuk mengembangkan industri perikanan di ujung timur Pulau Madura.

Baca Juga :  Diduga Karena Soal 'Politik', Polres Sumenep Tanggapi Gagalnya Konser Dj Almira Berto di Sumenep

Selain itu, tujuan dari investasi ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal secara maksimal, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Sumenep secara berkelanjutan.

“Kami sangat tertarik untuk berinvestasi di Sumenep karena sumber daya alamnya sangat potensial. Kami berharap ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Philip Gu.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu alasan lain di balik minat investasinya adalah respons positif dari pemerintah daerah dan masyarakat Sumenep yang sangat mendukung rencana ini. Ia memuji komitmen Bupati Sumenep yang sangat mendukung pemajuan ekonomi daerah.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa perairan di Sumenep sangat ideal untuk pengembangan sektor perikanan. Oleh karena itu, pihaknya yakin investasi ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal.

“Kami menargetkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan daerah lain, bahkan kami berharap dapat melampaui Vietnam dalam beberapa tahun mendatang. Kami menargetkan proyek ini dapat berjalan dengan baik dalam waktu 3-5 tahun ke depan,” kata Philip.

Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi dan Mr. Philip GU membahas secara mendalam tentang peluang investasi dan ekspor komoditas sektor perikanan Sumenep ke kancah mancanegara dengan mengusung konsep ‘Blue Economy’.

“Beliau beserta para kru tertarik untuk bagaimana mengembangkan komoditas di Sumenep. Bukan hanya membudidayakan, tetapi juga benih. Salah satu contoh beberapa negara membutuhkan benih lobster, bisa ke Sumenep,” ungkapnya, Senin, 20/01/2025.

Itulah yang dimaksudkan ‘Blue Economy’, bagaimana ke depan menciptakan ekonomi di sektor perikanan yang sustainable.

Salah satu alasan mengapa Konsultan PBB di Bidang Perikanan, Mr. Philip GU tertarik untuk menciptakan ‘Blue Economy’ di Sumenep, menurut Bupati adalah hamparan lautannya yang luas dan bersih.

“pihaknya beserta kru melihat potensi perairan di Kabupaten Sumenep cukup menjanjikan. Tentu yang utama adalah lautnya bersih, sehingga mengamati bahwa sepertinya potensinya sangat besar,” jelasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Nasional

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:36 WIB

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB