Kadisbudporapar Sumenep Himbau Kemah Pemuda Pantai Lombang Hentikan Penggunaan Sound Horeg Saat Lebaran Ketupat

Selasa, 10 Desember 2024 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Mohammad Iksan, S, Pd.,MT saat ditemui wartawan media ini diruang Kerjanya, Senin 7 Oktober 2024.

Foto. Mohammad Iksan, S, Pd.,MT saat ditemui wartawan media ini diruang Kerjanya, Senin 7 Oktober 2024.

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kabupaten Sumenep Himbau Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Lombang, kecamatan Batang-batang Sumenep Kondusifkan Kemah Pemuda di Wisata Pantai Lombang yang Biasa Digelar pada saat Pesta Ketupatan.

Pasalnya, kemah Pemuda dengan mendatangkan Sound system bahkan ada pergeseran perilaku Anak muda saat bermalam dan membangun tenda dilokasi Pantai lombang dinilai meresahkan masyarakat sekitar.

Hal tersebut dimulai dengan Pesta dan atau Party yang diiringi Musik DJ yang juga diduga melakukan pesta Minuman keras bersama Leadis Club (LC).

Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan menyampaikan bahwa Pihaknya sudah berupaya mengantisipasi kegiatan tersebut pada saat kontrak dengan Pokdarwis agar tidak boleh ada pelaksanaan kegiatan di malam hari kecuali event dari pemerintah serta menghentikan kegiatan lain pada Pukul 17.00 Wib.

Baca Juga :  Dituding Bagi-bagi Bansos, Aktivis ALARM Sumenep Tanggapi Begini

Hal tersebut sudah kami sampaikan sejak tahun kemarin mas, namun masih saja Diindahkan. Akan tetapi untuk tahun mendatang ini, kami berharap Pokdarwis betul-betul memperhatikan Himbauan kami (red.Disbudporapar) agar juga bekerjasama dengan Berbagai pihak terutama para Ketua Kemah untuk tidak mendatangkan Soundsystem melainkan cukup menggunakan Tenda saja, “Kata Mohammad Iksan, Kepala Disbudporapar sumenep kepada Media ini, Selasa 10 Desember 2024.

Moh iksaan sapaan akrabnya menyampaikan, pihaknya akan Berkonsultasi dengan Polres Sumenep pada pelaksanaan Lebaran ketupat Nanti untuk mengantisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Minuman keras dan sejenis lainnya.

Ia juga menghimbau para Ketua Grup komunitas kemah agar juga mengurangi kebisingan dengan menghadirkan Sound system kapasitas kecil maupun besar.

“Mari tunjukkan bahwa masyarakat dan pemuda Sumenep khususnya wilayah pesisir Menolak Narkoba, minuman keras serta mengedepankan Moralitas”, Pungkasnya.

Baca Juga :  Wow! Festival Musik Tong-tong 2024 akan Dimeriahkan Tari Asal Jawa Tengah 

Kadis inovatif, iksan berharap, Himbauan tersebut bukan bermaksud menghilangkan kegiatan yang di anggap tradisi masyarakat dan atau pemuda sekitar melainkan kecintaannya kepada pemuda sebagai generasi Bangsa.

“Saya peduli kepada pemuda Mas, dari pada dengan kegiatan kemah yang didalamnya ada pesta minuman keras kemudian merusak moral pemuda, lebih baik kami Fasilitasi kreativitas pemuda dengan Kegiatan positif nantinya”, Tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pantai Lombang Suryadi membenarkan adanya Himbauan dari Dinas terkait. Namun setelah kami melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Kapolsek batang-batang terkait hal tersebut, ada beberapa pendapat yang menilai bahwa tanpa adanya Camping Tahunan yang selalu dilaksanakan dari Desa sebelah untuk camping di lombang, maka Daya Tarik wisata akan Berkurang.

Karena dengan adanya Camping pemuda tersebut dapat menunjang daya tarik masyarakat untuk menghibur di pantai Lombang, “Kata Suryadi saat dikonfirmasi Via Akun Whatsapp-nya, Selasa 10 Desember 2024.

Namun lagi-lagi disatu sisi sangat membahayakan kepada kami sebagai pengelola karena setelah kami Rakorkan bersama dengan pak Kapolsek dan diberikan beberapa aturan atau sanksi namun tetap saja terkadang Diindahkan apa yang telah disepakati.

Oleh karena itu, saat ini, kami sebagai pengelola sangat membutuhkan masukan dari beberapa pihak terkait masalah Camping Tahunan tersebut. Utamanya kepada Dinas terkait.

“Kami pengelola menginginkan, jika memang Camping Tahunan untuk Tahun ini akan Ditiadakan, maka kami juga dibantu dan ditindaklanjuti secara resmi dari Disbudporapar bahwa itu LEGAL adanya pelarangan tersebut”, Harapnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN
Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan
Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan
Konser Radhiesta Music Kembali Digelar di Sumenep, Penonton Soroti Harga Tiket dan Larangan Membawa Rokok
Bos DRT The Big Family Sebut Valen DA7 Talenta Luar Biasa, Ajak Masyarakat Terus Mendukung
DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 07:50 WIB

Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:34 WIB

Bos DRT The Big Family Sebut Valen DA7 Talenta Luar Biasa, Ajak Masyarakat Terus Mendukung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:37 WIB

DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:14 WIB

Pintu Masuk Utara Ditutup Tanpa Pemberitahuan, Warga Soroti Manajemen Konser Radhiesta Malam Ini

Berita Terbaru