Kelangkaan Terjawab, Lia Apresiasi Langkah Khofifah Benahi Distribusi LPG

Rabu, 8 April 2026 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama

SURABAYA, nusainsider.com Upaya memastikan distribusi LPG 3 kilogram tepat sasaran terus diperkuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membentuk Tim Koordinasi Pelaksanaan Pendistribusian LPG 3 kilogram tingkat provinsi guna menjawab tantangan meningkatnya kebutuhan energi subsidi di masyarakat.

Langkah strategis ini mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI, Lia Istifhama. Ia menilai pembentukan tim tersebut sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam memastikan distribusi LPG subsidi berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Pembentukan tim koordinasi tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/150/013/2025 yang ditetapkan pada Maret 2025.

Menurut Lia, keberadaan tim ini sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan LPG subsidi, khususnya bagi kelompok masyarakat yang sangat bergantung pada energi tersebut.

“LPG subsidi ini diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, distribusinya harus kita jaga bersama agar tidak disalahgunakan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Ia menegaskan, kelompok seperti rumah tangga, pelaku UMKM, petani, hingga nelayan merupakan pengguna utama LPG 3 kilogram yang harus dipastikan memperoleh akses secara adil.

Baca Juga :  Usung Tema Desa Bangkit Indonesia Maju, Upaya Pemkab Sumenep Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan

Dalam implementasinya, tim koordinasi bertugas memperketat pengawasan distribusi untuk mencegah praktik penimbunan serta permainan harga di lapangan. Selain itu, tim juga berperan memastikan LPG subsidi tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

“Tim ini menjadi garda terdepan dalam memastikan distribusi LPG berjalan efektif dan akuntabel,” tegas Lia.

Tim koordinasi ini tidak hanya bekerja di tingkat provinsi, tetapi juga bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga :  Pencabulan Siswi SMP, Ning Lia Harapkan Penegakan Hukum Sampai Tuntas

Tugasnya mencakup sosialisasi kebijakan distribusi LPG kepada masyarakat, hingga pembinaan dan pengawasan bersama tim di daerah, baik dalam satu wilayah maupun lintas wilayah.

Selain itu, evaluasi berkala juga dilakukan, termasuk monitoring penggunaan LPG 3 kilogram yang masih ditemukan tidak sesuai peruntukannya, seperti digunakan oleh sektor hotel, restoran, dan kafe.

Sebelumnya, sempat muncul laporan kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Banyuwangi. L

Menanggapi hal tersebut, Lia memberikan penjelasan bahwa kendala tersebut bukan disebabkan oleh kekosongan stok.

“Beberapa waktu lalu memang sempat ada laporan kesulitan LPG di Banyuwangi. Namun perlu kami tegaskan, itu bukan karena stok tidak tersedia,” jelasnya.

Ia menambahkan, hambatan yang terjadi lebih disebabkan oleh kendala distribusi di lapangan yang kini telah ditangani oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Petani Tembakau Sumenep Punya Pegangan Harga, Pengusaha Bisa Atur Produksi. Bupati Diapresiasi

Pembentukan tim koordinasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperbaiki tata kelola distribusi LPG subsidi di Jawa Timur.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan koordinasi yang terstruktur, distribusi LPG 3 kilogram diharapkan semakin tepat sasaran serta mampu mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat kecil.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terbaru