Ketahanan Pangan dan Fiskal Daerah Jadi Prioritas Pembangunan Bappeda Sumenep

Jumat, 20 Juni 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menaruh perhatian serius terhadap isu pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, yang kini menjadi agenda prioritas strategis di pertengahan tahun 2025.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyusun dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) 2025–2029. Dokumen ini akan menjadi panduan lintas sektor untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan distribusi pangan bergizi secara merata, termasuk di wilayah kepulauan yang selama ini kerap tertinggal.

“Inflasi tidak bisa dikendalikan oleh satu lembaga saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama dalam memperkuat sistem pangan dan distribusinya,” ujar Arif, Jumat (20/6).

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, inflasi provinsi hingga Mei 2025 tercatat sebesar 1,22 persen. Meski tergolong stabil, Arif mengingatkan bahwa Sumenep tetap harus waspada karena tantangan geografis dan ketergantungan distribusi antarpulau berpotensi menciptakan ketimpangan harga.

Baca Juga :  Kalender Event 2025 Sumenep Libatkan Anak Lewat Lomba Mewarnai Bung Karno

Menurutnya, komoditas pangan merupakan penyumbang inflasi utama di daerah. Karena itu, penguatan produksi pangan lokal dan perbaikan rantai distribusi menjadi fokus utama Bappeda dalam waktu dekat.

“Bappeda menginisiasi sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Dinas Kesehatan, agar program pangan bergizi tidak hanya tersedia, tetapi juga terjangkau bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Salah satu fokus penting lainnya adalah mengurangi disparitas harga antara daratan dan kepulauan, yang selama ini menjadi persoalan klasik dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat kepulauan.

Baca Juga :  Makayasa Buka Jalan Sukses, Motoris Bisa Naik Hingga Koordinator Regional

Tak hanya soal pangan, Bappeda juga mendorong penguatan struktur ekonomi daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pajak dan retribusi. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas fiskal daerah dan mempertahankan daya beli masyarakat.

“Jika daya beli masyarakat tetap stabil dan kekuatan fiskal daerah terjaga, maka pembangunan di Sumenep bisa berjalan secara berkelanjutan,” pungkas Arif Firmanto.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL
Sinergi Polisi dan Petani di Sumenep, Panen Jagung untuk Dukung Asta Cita Presiden
UPT PSBP Jatim Lakukan Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Legung Timur Sumenep
Batuputih Bersholawat Hadirkan Ulama Ternama dan Majelis At-Taufiq
Fauzi As : Jenderal yang Tak Menunggu Telepon
Inspiratif! Mawardi Tuntaskan Sidang Tertutup Doktoral di UIN Malang dalam 4 Semester
DPMD Sumenep Gembleng Sekdes se-Kabupaten, Perkuat Tata Kelola dan LPPD Desa
Ia Terlihat Bahagia, Padahal Sedang Bertahan dari Luka

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:37 WIB

Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:57 WIB

Sinergi Polisi dan Petani di Sumenep, Panen Jagung untuk Dukung Asta Cita Presiden

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:24 WIB

UPT PSBP Jatim Lakukan Sertifikasi Bibit Kelapa Dalam di Legung Timur Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:26 WIB

Batuputih Bersholawat Hadirkan Ulama Ternama dan Majelis At-Taufiq

Senin, 18 Mei 2026 - 19:38 WIB

Fauzi As : Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Senin, 18 Mei 2026 - 09:53 WIB

DPMD Sumenep Gembleng Sekdes se-Kabupaten, Perkuat Tata Kelola dan LPPD Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:46 WIB

Ia Terlihat Bahagia, Padahal Sedang Bertahan dari Luka

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:59 WIB

Buntut Intimidasi Arisan GET di Sumenep, Pelapor Mengaku Diperas 120 Juta Hingga Lapor Polisi

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As Pengamat Kebijakan publik saat bersama Brigjen TNI Kohir di Desa Matahari sumenep

Lifestyle

Fauzi As : Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Senin, 18 Mei 2026 - 19:38 WIB