Ia Terlihat Bahagia, Padahal Sedang Bertahan dari Luka

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi perempuan

Foto. Ilustrasi perempuan

ORETAN, nusainsider.com — Perspektif sebagian orang tentang perempuan kadang terasa begitu dangkal ketika didengar. Saat seorang perempuan terlihat dekat dengan banyak lelaki, sebagian orang dengan mudah memberi cap “nakal”, bahkan menyebutnya sebagai sesuatu yang kotor.

Padahal, mereka tidak pernah benar-benar tahu apa yang menjadi latar belakang dari semua itu.

Kita sering menilai dari apa yang tampak di permukaan, tanpa mencoba memahami luka yang diam-diam sedang ia sembunyikan.

Bisa jadi, perempuan itu sedang berusaha mencari ketenangan di tengah hidup yang terus menghajarnya tanpa ampun. Dikejar keadaan, dihantam tekanan, dipaksa kuat oleh kenyataan yang tak selalu ramah.

Baca Juga :  Momentum Hari Guru, Satlantas Sumenep Tanamkan Tertib Lalu Lintas kepada Pelajar

Hingga akhirnya, ia mencari tempat di mana dirinya merasa diterima dan tenang, walau hanya sebentar.

Tidak semua lelaki mampu memahami bahwa kedekatan seorang perempuan dengan banyak orang bukan selalu tentang kehilangan harga diri atau melupakan kodratnya sebagai perempuan. Kadang, itu hanya bentuk pencarian atas rasa nyaman yang selama ini tak pernah ia dapatkan.

Ada hal-hal yang terlalu pahit untuk diucapkan, bahkan kepada orang yang katanya paling dekat dengannya.

Demikianlah hidup. Apa yang menurut kita buruk, belum tentu benar-benar sebuah keburukan. Sebab kehidupan tidak sesederhana penilaian manusia yang gemar melihat dari satu sisi saja.

Perempuan juga manusia. Ia butuh ketenangan, perhatian, dan kebahagiaan. Tidak semua air mata yang jatuh adalah tanda kesedihan. Kadang itu adalah bentuk lega setelah sekian lama memendam rasa sakit sendirian.

Dan ironisnya, banyak orang lebih suka membicarakan pilihan hidup perempuan daripada mencoba memahami alasan di balik pilihan itu.

Baca Juga :  Ketika Cinta Kalah oleh Prinsip: Patah Hati yang Menyelamatkan Diri

Kita terlalu mudah menyebut perempuan “nakal”, tetapi terlalu jarang bertanya mengapa ia kehilangan rasa aman dalam hidupnya.

Kita cepat mencurigai caranya mencari perhatian, tetapi lupa bahwa mungkin selama ini tidak pernah ada yang benar-benar memberinya perhatian dengan tulus dan ikhlas.

Padahal, ketenangan itu mahal. Ia tidak selalu lahir dari uang, kemewahan, ataupun hubungan yang penuh gengsi.

Baca Juga :  Bangun Mindset Sukses, Mahasiswa Wiraraja Digembleng Lewat Workshop PKM

Ketenangan hadir dari seseorang yang mampu menjadi tempat bersandar tanpa syarat. Sosok yang tidak hanya datang ketika membutuhkan, tetapi juga tetap tinggal saat keadaan sedang sulit.

Mungkin itu sebabnya sebagian perempuan terlihat begitu kuat di luar, tetapi diam-diam sangat lelah di dalam. Karena terlalu banyak lelaki datang membawa keinginan, namun terlalu sedikit yang datang membawa keteduhan.

Dan pada akhirnya, yang paling dibutuhkan seorang perempuan bukan sekadar dipahami sebagai sosok yang kuat, melainkan dipeluk sebagai manusia yang juga ingin merasa aman, tenang, dan dicintai tanpa dihakimi. *Kocor

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan
Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI
KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026
Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:36 WIB

KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Berita Terbaru