Ketua PKDI Sumenep Klarifikasi Soal Aktivitas Santai Kades di IKN: “Itu Agenda Pribadi, Bukan Kegiatan Bersama

Sabtu, 8 November 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua PKDI Sumenep, Ubaid Abdul Hayat.

Foto. Ketua PKDI Sumenep, Ubaid Abdul Hayat.

IKN, nusainsider.com Usai mengikuti rangkaian Pelatihan Kompetensi Kelembagaan Desa, Koperasi Merah Putih, dan Ketahanan Pangan se-Kabupaten Sumenep, para Kepala Desa tampak menikmati suasana santai di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Beberapa di antaranya bahkan terlihat mencari spot foto unik di area pembangunan IKN yang menjadi pusat perhatian nasional.

Setelah seharian penuh mengikuti kegiatan formal yang padat, para Kepala Desa memilih beristirahat di penginapan masing-masing. Namun, sebagian lainnya tampak menikmati suasana malam dengan bersantap di rumah makan “Kampung Pesisir” yang terletak di pinggir pantai.

Sambil menikmati sajian kuliner khas pesisir, beberapa Kepala Desa tampak larut dalam suasana santai diiringi alunan musik yang disediakan pihak rumah makan. Suasana akrab dan rileks itu menjadi momen lepas penat setelah seharian menghadiri kegiatan resmi.

Baca Juga :  Malam Takbir di Pendopo Keraton Sumenep, Iduladha Dijadikan Momentum Perkuat Harmoni Sosial

Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, menegaskan bahwa kegiatan malam tersebut bukan bagian dari agenda resmi PKDI maupun kegiatan yang terencana bersama.

“Oalah itu kegiatan masing-masing, Mas. Bukan kegiatan bersama. Lokasinya memang dekat dengan penginapan,” jelas Ubaid saat dikonfirmasi media nusainsider.com, Sabtu (8/11/2025).

Ia menambahkan, usai makan malam, sebagian peserta langsung kembali ke penginapan untuk beristirahat. Namun ada juga yang memilih melanjutkan obrolan ringan di rumah makan sembari menikmati suasana malam di tepi pantai.

“Kemarin malam, ada sebagian teman-teman yang setelah menikmati makanan langsung balik ke penginapan. Ada juga yang masih ngobrol santai sembari menikmati hidangan di sana,” imbuhnya.

Menurut Ubaid sapaan akrabnya, kegiatan santai semacam itu merupakan hal yang wajar, mengingat para Kepala Desa telah menjalani jadwal padat dalam kegiatan pelatihan di IKN.

Baca Juga :  Dari Ojol hingga Tukang Becak, Baznas Bersama Kesra Sumenep Jaga Silaturahmi dalam Keberagaman di Pendopo

Namun, ia menegaskan kembali bahwa aktivitas tersebut sepenuhnya merupakan inisiatif pribadi masing-masing peserta, bukan bagian dari agenda resmi PKDI Sumenep.

“Itu murni kegiatan pribadi teman-teman. Setelah seharian penuh dengan pelatihan dan pembelajaran, tentu mereka butuh waktu rileks untuk sekadar menikmati suasana,” terangnya.

Ubaid menilai bahwa perjalanan ke IKN bukan sekadar wisata atau ajang rekreasi, tetapi lebih pada proses belajar langsung tentang arah pembangunan nasional dan transformasi kelembagaan desa di masa depan.

“Tujuan utama kami ke IKN adalah pembelajaran. Kami ingin memahami arah pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah pusat agar desa-desa di Sumenep bisa beradaptasi dan berkontribusi nyata,” tegasnya.

Meski demikian, ia juga tidak menampik bahwa kegiatan di luar agenda resmi menjadi bagian dari dinamika perjalanan rombongan. Ia berharap publik dapat memahami konteks sebenarnya agar tidak terjadi salah tafsir terhadap aktivitas para Kepala Desa di IKN.

“Jangan disalahartikan. Semua yang dilakukan di luar agenda resmi itu wajar sebagai bentuk istirahat dan interaksi sosial,” pungkasnya.

Perjalanan rombongan PKDI Sumenep ke IKN sebelumnya diisi dengan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan desa, penguatan koperasi merah putih, serta diskusi tentang ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Dorong Kreativitas, Pemkab Sumenep Kembali Gelar Anugerah Inovasi Daerah

Dengan beragam kegiatan tersebut, para Kepala Desa diharapkan mampu membawa pulang inspirasi baru untuk diterapkan di masing-masing desa.

Selain memperkuat kapasitas kelembagaan, kegiatan ini juga menjadi jembatan untuk memahami strategi pembangunan berkelanjutan yang tengah digencarkan pemerintah pusat melalui proyek Ibu Kota Nusantara.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terbaru