Pengembangan Tanaman Bawang Merah Tetap di Lakukan di Kabupaten Sumenep

Selasa, 26 Maret 2024 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bidang Prasarana DKPP Sumenep Ervan Evandi M, Si

Foto. Kepala Bidang Prasarana DKPP Sumenep Ervan Evandi M, Si

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep tetap lakukan pengembangan bawang merah.

Sumenep sebagai salah satu kabupaten paling timur di Pulau Madura memiliki potensi agropolitan paling menjanjikan. Sektor pertanian masuk mata pencaharian paling utama baik di daratan maupun di beberapa kepualuan.

Berdasarkan data statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep tahun 2021 kontributor terbesar produk Regional Domestik Bruto (PDRB) yaitu 39,41% sebagai penghasil agropolitan terbesar dibanding sektor lainnya. Agropolitan Kabupaten Sumenep mencapai 207.010 hektar dengan jumlah produksi 828.814 ton.

Chainur Rasyid, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang (Kabid) Prasarana menyampaikan, pengembangan tanam bawang merah dilakukan, karena di Kabupaten Sumenep sangat berpotensi bawang merah varietas Rubaru.

“Tanaman bawang merah sangat cocok sebagai pengganti tanaman tembakau, karena hasil panennya tidak kalah dengan tembakau,” ungkap Ervan Evandi, Selasa (26/03/2024).

Ia menjelaskan, bawang merah yang semula hanya ditanam oleh para petani di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, kini secara perlahan para petani lain sudah banyak yang menanam, bahkan hasil produksinya tidak kalah dengan desa penghasil bawang yang sebelumnya.

Baca Juga :  Halal Bihalal, Semangat Baru Arif Firmanto Lanjutkan Estafet Kepemimpinan di Bappeda Sumenep

“Lahan sawah yang cocok ditanami bawang merah umumnya lahan yang tidak tergenang air, selain itu ada bantuan bibit dari pemerintah, serta diberi penyuluhan dan pendampingan, baik teknis atau bantuan stimulan,” imbuhnya.

Bahkan, untuk tahun Ini kelompok tani di kecamatan Rubaru dan pasongsongan juga kembali akan menerima Bibit bantuan Bawang merah program Upland Project dari kementerian pertanian (Kementan RI)

“InsyaAllah pertengahan Bulan April mendatang sudah mulai disalurkan mas”, Tutupnya

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru