Komisi III DPRD Sumenep Tingkatkan Inspeksi Proyek DAK

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Evaluasi DAK oleh Komisi III DPRD Sumenep

Foto. Evaluasi DAK oleh Komisi III DPRD Sumenep

SUMENEP, nusainsider.comDPRD Kabupaten Sumenep memperkuat pengawasan terhadap proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2026 senilai Rp49 miliar.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai perencanaan dan standar teknis, Rabu (25/3/2026).

Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, menegaskan bahwa fungsi pengawasan menjadi strategi utama dalam menjaga kualitas pembangunan sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap awal.

“Fungsi pengawasan menjadi strategi utama menjaga kualitas pembangunan sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap awal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Komisi III akan mengawal seluruh tahapan proyek, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Hal tersebut dilakukan agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Baca Juga :  Jatim Raih Satyalancana Wira Karya, Senator Lia: Ini Kemenangan Petani

Selain melalui rapat evaluasi, pengawasan juga akan diperkuat dengan pemantauan langsung di lapangan.

Komisi III berencana meningkatkan intensitas inspeksi mendadak serta peninjauan progres pekerjaan guna memastikan seluruh kegiatan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

“Kami akan rutin turun ke lapangan. Jika ada laporan masyarakat terkait dugaan masalah, akan langsung kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Muhri menambahkan, anggaran DAK yang cukup besar harus dikawal secara serius agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan, baik secara administratif maupun teknis.
“Anggaran besar ini harus menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Jangan sampai ada pekerjaan yang tidak sesuai standar,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?
Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan
Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:11 WIB

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:43 WIB

Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Berita Terbaru